Suara.com - Selain kekayaan mineral berupa batu permata, emas menjadi sumber daya utama Afrika Selatan dalam menopang ekonomi negara. Lokasi-lokasi penambangan emas bawah tanah banyak dijumpai di sini, dengan dua di antaranya tergolong terdalam di dunia, yaitu di kota Boksburg serta Carletonville yang mencapai hampir 4 km dari permukaan tanah.
Departemen Sumber Daya Mineral Afrika Selatan, seperti dikutip dari Xinhua/OANA di Cape Town, menyatakan sebuah kebakaran muncul dini hari tadi (27/07/2018) di kompleks pertambangan Gold One's Modder East di Springs, Provinsi Gauteng.
Sebanyak 644 penambang yang tengah berada di bawah tanah berhasil dievakuasi ke tempat-tempat perlindungan, lantas secara bertahap dibawa ke permukaan. Seluruhnya dinyatakan selamat, demikian dipaparkan Nathi Shabangu, juru bicara Departemen Sumber Daya Mineral Afrika Selatan.
Operasi penyelamatan itu sendiri, mendapatkan pujian dari Gwede Matashe, Menteri Sumber Daya Mineral negeri itu.
"Kami memberikan pujian kepada seluruh tim penyelamat yang telah bekerja keras, juga seluruh karyawan dan manajemen tambang atas tindakan cepat dan sigap dalam mengatasi bencana," ujar Menteri Matashe.
Sampai saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Namun yang jelas, bencana di pertambangan saat sekarang, bukanlah yang pertama terjadi pada 2018. Sekitar Februari silam, tak kurang dari 900 pekerja tambang terperangkap di bawah tanah menyusul listrik padam di kompleks pertambangan Beatrix di Northern Free State. Kejadian itu tak meminta korban.
Tahun lalu, jumlah korban tewas di berbagai lokasi penambangan bawah tanah Afrika Selatan mencapai 88 jiwa. Jumlah ini merupakan kenaikan pertama kali yang terjadi, dibandingkan pada 2016 yang tercatat sebanyak 73 nyawa. Sementara pada 2018, telah ada 26 jiwa yang meninggal dalam tugas di pertambangan bawah tanah.
Untuk itu, Menteri Matashe mengimbau kepada seluruh perusahaan pertambangan agar menomorsatukan keselamatan, dan memastikan bahwa semua orang mematuhi pedoman keselamatan saat beraktivitas dalam tanah.
Berdasar data survei lansiran Badan Geologi Amerika Serikat pada 2002, diperkirakan negara ini memiliki kekayaan kandungan emas sebesar 50 persen dari seluruh sumber daya emas di dunia.
Baca Juga: Ini yang Bikin Olla Ramlan Mau Main Film Horor
Namun Lembaga Mineral Afrika Selatan mengumumkan pada 2018, bahwa sebesar 75 persen pertambangan di Afrika Selatan berada dalam situasi kurang menangguk untung, seiring menurunnya ketersediaan sumber daya emas di negeri itu. Antara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus
-
7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan
-
Bisakah Label dan Pajak Karbon pada Pangan Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen? Peneliti Ungkap Ini
-
4 Ide OOTD Romantic Soft Girl ala A-na Hearts2Hearts yang Super Gemas!
-
Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?
-
Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini
-
9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan