Suara.com - Nasaruddin, warga Kecamatan Birigkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi karena nekat mencoba melecehkan teman perempuan di dalam mobil, Senin (30/7/2018).
Korban yang baru mengenal pelaku pada tiga pekan lalu akhirnya melaporkan Nasaruddin kepada aparat Polsek Tamalanrea. Dibantu tim khusus Polda Sulsel, mereka menangkap Nasaruddin pada Kamis (2/7/2018).
Lelaki berusia 30 tahun yang bekerja sebagai pelaut tersebut, dijemput paksa polisi berpakaian preman dari kamar tidurnya, perumahan Depag, Kecamatan Biringkanaya, Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.
"Pelaku ditangkap terkait laporan korban terkait dugaan tindak pidana percobaan permerkosaan. Pelaku dan korban baru tiga pekan kenal melalui aplikasi percakapan Bee Talk," ujar Panit Timsus Aiptu Muh Iqbal Kosman tadi, Kamis.
Setelah berkenalan via Bee Talk, Nasaruddin mengajak korban berkencan menggunakan mobil berkeliling kota.
Saat larut malam, sebelum mengantar korban pulang ke rumahnya, niat jahat Nasaruddin muncul lalu menepi di tepi Jalan Tallasa City.
Kondisi jalanan di wilayah tersebut terbilang sepi dan membuat pelaku semakin berani mencium pipi dan memegang tangan korban.
Ternyata aksi nekat Nasaruddin justru membuat korban merasa ketakutan, sehingga meronta, lalu keluar mobil. Sedangkan pelaku langsung kabur lantaran khawatir aksinya diketahui orang.
"Ketika kejadian tersebut berlangsung, korban merasa tidak nyaman dan melakukan perlawanan dengan mencoba keluar dari mobil. Akibatnya, pipi sebelah kiri korban mengalami luka lecet. Pelaku kabur bersama dompet dan ponsel korban," jelas Iqbal. [Lirzam wahid]
Baca Juga: Kecepatan Lari Penyerang Arsenal Ini Kalahkan Mohamed Salah
Kontributor : Lirzam Wahid
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil
-
Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
-
BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah