Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menawarkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menggunakan fasilitas pemprov, kalau benar belum membayar pajak mobil dinasnya.
Sandiaga menuturkan, Pemprov DKI Jakarta memunyai layanan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB).
“Program itu berlaku sejak 27 Juni 2018 sampai 31 Agustus bulan ini. Penghapusan denda PKB itu untuk merayakan HUT ke-491 DKI Jakarta,” kata Sandiaga, Selasa (7/8/2018).
Ia meyakini, Menkeu Sri Mulyani adalah orang yang taat pajak. Karenanya, ia mengimbau agar sang menteri segera melunasi tunggakan pajak mobil dinas.
"Saya yakin Ibu Sri sangat patuh. Kami ada fasilitas pemutihan denda PKB, semacam tax amnesty, tapi untuk mobil itu. Silakan Ibu Sri menggunakan fasilitas itu. Ya, kami mengimbau Ibu Sri Mulyani,” tuturnya.
Sementara Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, kalau benar Sri Mulyani belum membayar pajak mobil dinasnya, kemungkinan karena faktor lupa.
"Mungkin (Bu Sri Mulyani) lupa," kata Yusuf.
Yusuf menilai tak masalah apabila Sri Mulyani telat membayarkan pajak, meski diketahui pemerintah sedang gencar dan mensosialisasikan masyarakat agar taat membayar pajak.
"Kalau misalnya (pajak mobil dinas Sri Mulyani) telat tak ada masalah juga toh," katanya.
Baca Juga: Prabowo Diklaim Bakal Diantar 50 Ribu Buruh Daftar Capres
Berita Terkait
-
Mobil Menkeu Sri Mulyani Diduga Mati Pajak, Sandiaga: Ow Em JI
-
BPRD DKI Belum Tahu Mobil Menteri Sri Mulyani Mati Pajak
-
Asian Games Tinggal 11 Hari, Renovasi GOR Bulungan Baru 60 Persen
-
Bursa Terbaru! Sandiaga Uno Jadi Nominator Cawapres Prabowo
-
Dugaan Polisi : Sri Mulyani Lupa Bayar Pajak Mobil Dinasnya
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!