Suara.com - Bakal capres petahana Joko Widodo (Jokowi) sudah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah diverifikasi oleh KPK, laporan tersebut dinyatakan lengkap.
"Saat ini pelaporan LHKPN atas nama calon Presiden Joko Widodo sudah terverifikasi lengkap," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (15/8/2018).
Menurut Febri, langkah selanjutnya yang dilakukan KPK adalah mengumumkan pelaporan tersebut.
"Proses berikutnya adalah pemberitahuan pada pelapor LHKPN dan pengumuman di website KPK," katanya.
Menurut Febri, terakhir kali Jokowi melaporkan LHKPN ke KPK yakni pada tahun 2017 lalu. "Dan pengumumannya disahkan pada 13 Juli 2018," ujar Febri.
Berdasarkan data KPK, sudah ada tiga bakal calon yang sudah melaporkan LHKPN-nya. Mereka adalah Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Jokowi. Sementara Ma'ruf Amin yang menjadi cawapres pendamping Jokowi masih dalam proses pelaporan.
Namun dari pantauan Suara.com, hingga saat ini baru harta Prabowo saja yang sudah diumumkan KPK. Total harta Prabowo adalah Rp 1,9 triliun tanpa ada utang.
Berita Terkait
-
Kasus PLTU Riau-1, Mensos Idrus Marham Kembali Diperiksa KPK
-
Menpan RB Sudah Ingin Mundur Sebelum PAN Dukung Prabowo - Sandi
-
Sambangi Rumah Cemara, Relawan Jokowi - Ma'ruf dapat Arahan
-
Komjen Pol Syafruddin Jadi MenPAN-RB, Asman Abnur: Tidak Tahu
-
Mundur dari MenPAN-RB, Asman Abnur Tak Mau Jadi Beban Jokowi
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
-
Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO