Suara.com - Jokowi, bakal calon presiden petahana pada Pilpres 2019, memiliki harta kekayaan mencapai Rp 50 miliar.
Jumlah kekayaan itu setelah dikurangi dengan utang yang dimiliki mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sebesar Rp 1 miliar.
Data kekayaan dan utang Jokowi itu didapat setelah dirinya menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negaranya (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (14/8/2018). Penyerahan LHKPN adalah syarat menjadi peserta Pilpres 2019.
Berdasarkan data yang diperoleh dari laman elhkpn.kpk.go.id, total bersih harta kekayaan Jokowi mencapai Rp 51 miliar.
Dengan begitu, harta Jokowi bertambah Rp 1 miliar selama setahun terakhir. Pada LHKPN Jokowi tahun 2017, harta kekayaannya adalah Rp 49 miliar.
Harta yang dimiliki Jokowi meliputi barang bergerak seperti kendaraan bermotor, dan harta tidak bergerak seperti tanah dan bangunan.
Berikut aset-aset yang dimiliki oleh Jokowi seperti yang tercantum dalam website elhkpn.kpk.go.id:
- Tanah dan Bangunan senilai Rp 43.888.588.000. Sebagian besar kekayaan Jokowi berasal dari tanah dan bangunan. Asetnya tersebut tersebar di Kabupaten Sukoharjo, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, hingga Jakarta Selatan.
- Kendaraan bermotor senilai Rp 1.083.500.000. Kendaraan yang dimiliki Jokowi teridri dari Suzuki Pick Up, Isuzu Truck, motor Yamaha Vega, Mercedes Benz, Daihatsu Espass, Nissan Grand Livina, Isuzu Panther, Toyota Innova, Nissan Juke, motor Chopperland Chopper.
- Harta bergerak lainnya senilai Rp 360.000.000.
- Kas dan Setara Kas Lainnya senilai Rp 6.109.234.704.
- Hutang sebesar Rp 1.192.972.916.
Bila dibandingkan dengan pasangan lawannya, harta Jokowi terbilang paling sedikit. Sebab, harta Prabowo Subianto yang menjadi rivalnya mencapai Rp 1,9 triliun, dan bakal cawapres Sandiaga Uno mencapai Rp 5 triliun.
Baca Juga: Bendera Bintang Kejora Berkibar di Opsek Universitas Cenderawasih
Berita Terkait
-
Berantas Korupsi Bersama, KPK dan Pemerintah Bentuk Timnas PK
-
Gagal Cawapres, Mahfud MD Ungkap Ancaman Ma'ruf Amin ke Jokowi
-
Komjen Syafruddin Jadi Menpan-RB, Gerindra: Langkah Jokowi Tepat
-
PDIP Jawab Tuduhan Mahfud MD Ma'ruf Amin Suruh NU Ancam Jokowi
-
Jadi MenPAN-RB, Syafruddin Tetap CdM Indonesia di Asian Games
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar