Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengklaim bahwa dirinya lah yang pertama kali mencetus ide konsep The New Prabowo. Dirinya mengaku senang gagasannya tersebut diteruskan oleh bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno.
Hinca membeberkan awal mula dirinya membuat konsep The New Prabowo. Idenya muncul saat Hinca bertemu dengan bakal calon presiden Prabowo Subianto menjenguk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di RSPAD. Kala itu, Prabowo mengenakan stelan jas lengkap berwarna biru gelap.
"Saya kira orang yang pertama kali menyebutkan The New Prabowo itu saya. Konteksnya itu Prabowo menjadi The New One. Sesuatu yang baru dari dirinya, baik dari tampilannya, gaya bicaranya, gagasannya," kata Hinca di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Selasa (28/8/2018).
Hinca menyadari bahwa pakaian yang kerap kali dikenakan Prabowo sudah menjadi trademark bagi sosok mantan Danjen Kopassus itu. Namun, Hinca berharap Prabowo bisa mendengarkan usulannya untuk mengenakan pakaian yang beragam agar bisa lebih dekat dengan masyarakat serta meninggalkan kesan kaku.
"Ketika masyarakat menginginkan, aku ingin melihat tampilan pak Prabowo yang berpakaian biasa dan merakyat, saya kira dia harus mendengarkan (usulan) itu," ujarnya.
Soal sikap sehari-hari Prabowo, Hinca melihat ada perubahan di mana Prabowo lebih terbuka dalam berkomunikasi. Hinca pun merasa tidak ada yang pembatas antar Prabowo dengan dengan dirinya meskipun Prabowo sebagai mantan jenderal.
"Orang-orang bilang yang saya dengar susah berkomunikasi dengan pak Prabowo tapi saya telefon saja ajudannya saya minta untuk ketemu, dia langsung telfon balik. Nah, jadi maksud saya kalo saya ditanyakan, di The New Prabowo? Itu tadi, komunikasinya lancar, jalan dan tuntas," ujarnya.
Hinca pun menambahkan bahwa sosok Prabowo kini lebih luwes dan mau diajak bercanda. Pengalamannya itu dia rasakan kala bertemu dengan Prabowo di kediamannya.
"Dia rileks bahkan saya bercanda dengan dia, jenderal, saya jenderal nagabonar, eh ketawa dia, jadi dia bisa rileks dan kemudian kalau serius juga bisa," pungkasnya.
Baca Juga: Ini Pembahasan Rapat Sekjen Partai Koalisi Prabowo-Sandiaga
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Kasus Koper Narkoba: Polri Akhirnya Bongkar Hubungan AKBP Didik dan Aipda Dianita!
-
Menlu Sugiono Bertemu Sekjen PBB di New York, Bahas Krisis Palestina dan Board of Peace
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 21 Februari
-
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah
-
Tiba di Washington DC, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
-
Wamenag: Stop Sweeping Ramadan! Siapa Pun Dilarang Bertindak Sendiri
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?