Suara.com - Kepala Kepolisan Daerah Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis mengatakan aparat kepolisian akan menggelar operasi razia preman saat acara penutupan Asian Games Minggu (2/8/2018) mendatang.
Razia akan dilakukan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) yang menjadi tempat acara penutupan berlangsung.
"Sekarang kita perintahkan semua tim Ditreskrimum dan Polres membuat satgas dan tim gabungan untuk tindak preman atau begal. Misal nanti di GBK pas penutupan Asian Games kita ada razia operasi besar-besaran yang suka malak-malak gitu," kata Idham di Polda Metro Jaya, Kamis, (30/8/2018)
Razia preman, Idham melanjutkan, dilakukan menyusul adanya aksi pemerasan terhadap pemilik di ruko 1000, Cengkareng, Jakarta Barat dan di wilayah Tanah Abang.
"Kan ada beberapa kejadian tu. Pertama itu di ruko, Ruko 1000 di Cengkareng. Itu sudah ditindak sama Kapolres Jakarta Barat kemudian di Tanah Abang ada video pungli viral kita tindak," ujarnya.
Karena itu, pihaknya akan meningkatkan pengamanan dari aksi premanisme jelang penutupan Asian Games. Hal tersebut dilakukan agar penutupan Asian Games di GBK berjalan dengan lancar.
"Kita tingkatkan sampai tiga empat hari ke depan ini. Kita semua rakyat Indonesia bisa bersuka cita menutup Asian Games dengan aman dan damai," kata Idham.
Berita Terkait
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
Timnas U-23 Gagal ke Asian Games, Ini Untung-Rugi yang Didapatkan John Herd
-
John Herdman Fokus Timnas Senior Usai Garuda Muda Absen di Asian Games 2026
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
-
Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!
-
Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh