Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengukuhkan panitia Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta. Anies menargetkan pendapatan dana akan meningkat menjadi 20 persen.
Bulan Dana PMI DKI Jakarta adalah salah satu sumber penghimpunan dana sosial dari masyarakat untuk mendukung berbagai kegiatan PMI Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung mulai 1 September hingga 30 November 2018.
Anies mengatakan, dana yang terkumpul itu akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam berbagai bentuk pelayanan. Sehingga, ia menargetkan pendapatan dana akan meningkat hingga 20 persen.
"Tahun lalu kita berhasil mendapatan Rp 15,1 miliar. Harapannya tahun ini bisa lebih tinggi minimal peningkatannya 20 persen," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018).
Pada Bulan Dana tahun ini, Anies berharap ada terobosan terbaru dari para panitia dengan menyentuh segmen masyarakat yang selama ini tersentuh, yakni generasi milenial. Sehingga, dana yang dikumpulkan bisa maksimal.
Dalam proses pengelolaan sumber dana juga akan berpedoman pada prinsip akuntabilitas dan transparansi. Nantinya, hasil yang dicapai dan segala penggunaan dana operasional dapat dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat.
"Pastikan jalur baru digunakan, libatkan generasi baru generasi milenial. Semua manfaatkan perubahan zaman agar bisa dapat dana lebih banyak," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Sandiaga Baca Pidato Pengunduran diri: Saya Ikhlas Berkorban
-
Sering Datangi ke Parpol, Anies: Saya Jelas Tak Ada di Partai
-
Anies Berharap Sandiaga Datang saat Pembacaan Surat Mundur Wagub
-
BPJS Sebut PMI Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Masih Minim
-
Hadiri HUT PAN, Anies Baswedan Sindir Sandiaga Lupa Sebut Namanya
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!