Suara.com - Dua remaja pelaku penjambretan terhadap dua perwira polisi di kawasan Matraman, Jakarta Timur akhirnya berhasil ditangkap setelah tiga hari buron.
"Iya sudah ditangkap," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra saat dikonfirmasi, Jumat (7/9/2018).
Dua remaja itu diketahui bernama Kappah Valufi alias Lufi dan Ade Wahyudi alias Yudi. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda pada Kamis (6/9/2018) kemarin. Lufi ditangkap di kawasan Kayu Manis, Jakarta Timur. Sedangkan Yudi dibekuk di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
"Nanti kasusnya akan dirilis," ujar Yoyon.
Diketahui, dua anggota polisi yang menjadi korban penjambretan adalah Kanit Reskrim Polres Blitar Iptu Roni dan Kanit Laka Lantas Polsek Talun, Blitar Iptu Supriadi.
Aksi penjambretan itu terjadi ketika Iptu Roni dan Iptu Supriadi sedang berjalan-jalan di Jakarta dengan menumpang bajaj pada Selasa (4/9/2018). Saat melintas di kawasan Matraman, Jakarta Timur, bajaj yang ditumpangi korban diikuti dua remaja dengan mengendarai sepeda motor matic.
Salah satu penjambret berupaya merampas telepon seluler yang sedang dipegang Iptu Roni. Saat perampasan terjadi, Roni dengan sigap langsung memegang tangan penjambret. Sementara Iptu Supriadi langsung memegang bahu pelaku.
Kedua perwira polisi itu langsung menyuruh sopir bajaj untuk menepi. Roni dan Supriadi langsung mengejar kedua pelaku yang saat itu sempat terjatuh. Kedua bandit jalanan itu langsung lari sehingga lolos saat akan ditangkap oleh Iptu Roni dan Iptu Supriadi.
Usai kejadian itu, kedua anggota polisi itu langsung mendatangi Polsek Matraman untuk melaporkan aksi penjambretan tersebut. Sepeda motor Yamaha Mio milik yang ditinggal lari kedua penjambret itu ikut dibawa ke kantor polisi.
Baca Juga: Lokasi Deklarasi #2019PrabowoPresiden Dijaga Ketat Polisi Lampung
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi
-
Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan
-
Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana
-
Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR
-
Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah
-
Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day