Suara.com - Pengendara motor bernama Abdul Basit ditangkap. Abdul Basit nekat menambrak anggota Kompi II Satuan Pengatur Lalu Lintas Ditlantas Polda Metro Jaya Bripka Amir Choirudin saat berada di depan Istana Negara - tempat Presiden Jokowi berkantor -, Jakarta, Minggu (9/9/2018) malam.
Abdul Basit dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
"Pelaku sudah ditangkap, ditangani Subdit Gakkum pimpinan AKP Budiyanto," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (10/9/2018).
Yusuf menyampaikan Bripka Amir ditabrak saat sedang melaksanakan patroli dari kawasan Jalan Harmoni, Jakarta Pusat. Tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berpelat nomor B 3692 EXH tiba melaju secara kencang dan menambrak kendaraan dinas yang sedang dikemudikan korban.
Insiden tabrakan itu terjadi ketika pelaku menerobos lampu merah dari arah kawasan Mahkamah Agung. Akibat aksi tabrak lari itu, Bripka Amir mengalami patah tulang di bagian tangan kiri dan kaki kanan.
"Kaki kanan patah tangan kiri patah," kata Yusuf.
Terkait kasus kecelakaan ini, polisi masih memeriksa Abdul secara intensif guna menentukan status hukum terkait kasus kecelakaan itu. Sejauh ini, belum diketahui apakah pelaku sedang mabuk atau tidak ketika mengenderai skuter matik tersebut hingga menambrak korban.
"Masih kami dalami," kata dia.
Baca Juga: Golkar: Akar Rumput Demokrat Dukung Jokowi - Maruf Amin
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!