Suara.com - Kerbau Bule Kiai Slamet merupakan salah satu pusaka Keraton Solo. Kerbau bule dikirab saat malam 1 Suro. Tahun 2018 ini, Kirab Kerbau Bule digelar Senin (10/9/2018) malam.
Malam 1 Suro tak bisa lepas dari kisah mistis dan Kerbau Bule. Kerbau Albino yang disebut-sebut sebagai salah satu pusaka Keraton Solo ini memang dikenal memiliki cerita yang menarik.
Mengutip laman Solopos.com (jaringan Suara.com), kerbau bule dikenal pula sebagai keturunan Kerbai Kiai Slamet. Sejarah Kerbau Kiai Slamet muncul dalam beberapa literatur. Namanya disebut dalam syair Babad Giyanti yang oleh pujangga kuno, Yosodipuro seperti ditebitkan 1937-1939. Babad Sala yang disusun Raden Mas Said juga sempat menceritakan kerbau ini.
Raden Mas Said yang dikenal sebagai Adipati Mangkunegaran atau Mangkunegara I ini menuturkan kerbau albino ini adalah pemberian dari Bupati Ponorogo kepada Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) II pada zaman Keraton Mataram kuno.
Hewan bertanduk dua ini dipakai PB II untuk kirab pusaka bikinan Kiai Slamet. Karenanya kerbau ini sering disebut Kerbau Kiai Slamet. Masyarakat familiar pula dengan sebutan Kebo Kiai Slamet.
Hingga kini, pembukaan tradisi kirab pusaka keraton sangat tergantung pada kerbau Kiai Slamet. Bila sang kerbau ngambek alias tidak mau keluar dari kandangnya, maka acara kirab bisa ditiadakan sampai sang kerbau mau keluar dari kandangnya.
Saat Malam 1 Sura, banyak warga menyikapi kekeramatan itu dengan berjalan mengikuti kirab. Mereka saling berebut menyentuh tubuh kebo bule.
Saking keramatnya, malah ada segelintir orang yang mempercayai kotoran yang keluar dari kerbau Kiai Slamet adalah sebuah keberuntungan. Kotoran atau tletong kerbau bule selalu diperebutkan oleh warga untuk dibawa pulang.
Berbeda lagi dengan cerita yang berkembang di kalangan blogger. Kerbau Kiai Slamet ini mulanya hanya dikenal sebagai kerbau albino biasa. Namun dalam sebuah insiden kebakaran atap kandang kerbau ini tak tersentuh api.
Baca Juga: Hasil Pertandingan UEFA Nations League 10 September 2018
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin