Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjenguk pembuat mobil Esemka, Sukiyat (61 tahun) di RS Bethesda, Yogyakarta, usai membuka acara Temu Nasional Kongres Wanita Indonesia ke-90 dan Sidang Umum International Council of Woman (ICW) ke-35 di Hotel Inna Garuda, Yogyakarta, Jumat (14/9/2018).
Dalam lawatannya ke rumah sakit, Jokowi didampingi oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Mensesneg Pratikno. Mereka datang bersamaan sekitar pukul 16.00 WIB.
“Tadi dijeguk Jokowi suruh jaga kondisi karena sudah tua, cukup istirahat," ujar Sukiyat saat ditemui di Rumah Sakit Bhatesda, Jum’at (14/9/2018).
Sukiyat mengaku tidak menyangka orang nomor satu di Indonesia akan menjenguknya. Dirinya mengetahui Jokowi datang menjenguknya setelah Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) datang dan memberitahu Presiden akan datang.
“Gak dikasih tahu kalau ke sini, tiba-tiba paspampres datang. Bener-bener mendadak," kata Sukiyat.
Ia menceritakan Jokowi adalah kawan dekatnya sejak dulu, bahkan promosi mobil Esemka juga dilakukan oeh Jokowi. Ia berharap mobil buatan anak bangsa itu dapat digunakan dan dipasarkan seluas-luasnya.
“Dia konco cerak (Dia teman dekat). lama gak ketemu denger berita gak sedap ya mikir, alhamdulillah tadi rawuh. Sesibuk Jokowi masih sempat nengok," kata Sukiyat yang kini terus mengembangkan mobil Esemka buatannya.
Saat ditanya apa yang menjadi keluhannya hingga menginap di rumah sakit, Sukiyat mengaku hanya mengalami ganguan asam lambung karena kelelahan mengurus Gakindo Indonesia International Auto Show (GIAAS) di BSD.
"Sama Pak Jokowi saya ditanya sakit apa. Lalu saya cerita kecapekan karena lembur untuk GIAAS di BSD kemarin," ujar Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia ini. (Abdus Soemadh)
Baca Juga: Belok dari Demokrat, TGB Ternyata Tak Masuk Timses Jokowi
Kontributor : Abdus Somad
Berita Terkait
-
Siasat Jokowi Mati-matian untuk PSI, Ambisi Tiga Periode atau Sekoci Politik Keluarga?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Jokowi Mati-matian Bela PSI, Dinilai Bukan Sekadar Dukungan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah