Suara.com - Bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno membantah apabila telah mempolitisasi kalangan ibu-ibu atau emak-emak menjelang Pilpres 2019. Menurutnya, tim Prabowo-Sandiaga sedang menyerap aspirasi emak-emak yang sering 'curhat' soal tingginya harga barang pokok.
Sandiaga menjelaskan, kata 'emak-emak' itu keluar sendiri dari para perempuan atau ibu-ibu yang kerap kali ditemuinya saat blusukan di beberapa daerah.
"Saya lihatnya, niatnya bukan mempolitisasi tapi menangkap aspirasi mereka (emak-emak). Dan mereka tuh menyebutnya emak-emak gitu, mereka menyebut diri sendiri mereka emak-emak," kata Sandiaga di Gedung Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2018).
Bahkan Sandiaga mengaku senang sebagai pencetus gagasan menaikan isu ekonomi dari segi suara 'emak-emak'. Menurutnya hal tersebut menjadi konsep yang menarik untuk dikembangkan.
"Alhamdulillah saya senang sekali, saya yang mengangkat, presiden ngangkat itu juga, pak Jokowi mengakui sendiri dan redefinisikan sendiri, jadi ini diskursus yang menarik tentang ekonomi, tentang kepentingan kaum ibu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Eros Djarot Kritik Pedas Kondisi Bangsa: Indonesia Menjadi Nation Without Values