Suara.com - Bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno membantah apabila telah mempolitisasi kalangan ibu-ibu atau emak-emak menjelang Pilpres 2019. Menurutnya, tim Prabowo-Sandiaga sedang menyerap aspirasi emak-emak yang sering 'curhat' soal tingginya harga barang pokok.
Sandiaga menjelaskan, kata 'emak-emak' itu keluar sendiri dari para perempuan atau ibu-ibu yang kerap kali ditemuinya saat blusukan di beberapa daerah.
"Saya lihatnya, niatnya bukan mempolitisasi tapi menangkap aspirasi mereka (emak-emak). Dan mereka tuh menyebutnya emak-emak gitu, mereka menyebut diri sendiri mereka emak-emak," kata Sandiaga di Gedung Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2018).
Bahkan Sandiaga mengaku senang sebagai pencetus gagasan menaikan isu ekonomi dari segi suara 'emak-emak'. Menurutnya hal tersebut menjadi konsep yang menarik untuk dikembangkan.
"Alhamdulillah saya senang sekali, saya yang mengangkat, presiden ngangkat itu juga, pak Jokowi mengakui sendiri dan redefinisikan sendiri, jadi ini diskursus yang menarik tentang ekonomi, tentang kepentingan kaum ibu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya