Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai Gubernur dan Wakil Gubt Kalimantan Timur periode 2018-2023. Seusai dilantik, Isran Noor mengatakan memiliki delapan progam prioritas yang akan dikerjakan.
"Jadi tidak ada yang tidak prioritas. Masalah kemiskinan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengembangan SDM, termasuk terkait difabel," ucap Isran di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).
"Delapan yang kami siapkan dalam visi dan misi itu tidak ada yang tidak prioritas," lanjut dia.
Meski memiliki delapan progam prioritas, yang pertama akan dijalankan adalah soal pendidikan dan kesehatan. Termasuk pembenahan infrastruktur.
"Termasuk pembenahan infrastuktur yang menjadi konektivitas antar kabupaten dan kota, termasuk kampung," kata dia.
Menurutnya, pemerintah Kaltim selama ini hanya fokus pembangunan infrastruktur di kota. Namun tidak untuk di daerah pedalaman.
Berita Terkait
-
Usai Dilantik Jokowi, Gubernur Kaltim Ingat Pesan Sandiaga Uno
-
TKN Jokowi Apresiasi Saran SBY Hentikan Kampanye di Sulteng
-
Soal Aksi Penjarahan, Jokowi Minta Jangan Salahkan Warga Palu
-
Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel dan Kaltim
-
Hari Ini Pesawat Hercules Angkut Pasokan Makanan ke Kota Palu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat