Suara.com - Sebanyak 539 orang diringkus selama Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggelar Operasi Nila Jaya 2018 selama 14 hari. Terkait penangkapan ratusan tersangka ini, polisi juga menyita berbagai jenis narkoba mulai dari ganja, sabu, tembakau gorilla dan heroin.
"Dalam Operasi Nila Jaya 2018 ini, kita berhasil menangkap 539 pelaku penyalahgunaan narkoba," kata Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Hadiningrat di Polda Metro Jaya, Senin (1/10/2018).
Menurut dia, tiga warga negara asing (WNA) turut terjaring dalam operasi narkoba yang digelar di wilayah hukum Polda Metro Jaya itu. Ratusan orang yang ditangkap itu terdiri dari dua produsen, tiga bandar, 490 pengedar dan 44 pemakai.
"Dari 47 target operasi yang ditentukan berhasil ditangkap semua," kata dia.
Wahyu menambahkan, operasi Nila Jaya ini dilaksanakan berangkat dari berbagai laporan kasus narkoba yang diterima polisi. Setidaknya ada 443 kasus yang ditangani selama operasi yang berjalan sejak 12 sampai 26 September 2018 lalu.
Dalam operasi ini, polisi juga turut menyita berbagai narkoba. Barang bukti yang disita selama Operasi Nila Jaya ini adalah 6,72 kilogram ganja, 7, 09 kilogram sabu, 13.954 butir ekstasi, 68,21 gram heroin, 14 butir pil happy five, 62,76 gram tembakau gorila, 1.141 butir bahan berbahaya dan 8,80 gram ketamin.
Barang bukti narkoba yang disita dalam operasi ini juga telah dimusnahkan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS