Suara.com - Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah menilai pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di Pantai Utara Jakarta sangat efektif untuk mencegah banjir rob.
Menurutnya, dengan adanya pembangunan Giant Sea Wall itu Jakarta akan terbebas dari bahaya banjir rob.
Saefullah mengatakan, ia mendukung pembangunan tanggul A Giant Sea Wall yang berada di wilayah Jakarta. Dengan pembangunan itu, Saefullah mengklaim Jakarta bakal terbebas dari banjir rob.
"Jadi buat Jakarta, itu tanggul A kalau sudah jadi saya rasa sudah top lah. Aman dari rob ya yang sewaktu-waktu bisa datang. Asal jangan tsunami," kata Saefullah saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengakui khawatir jika Giant Sea Wall bakal berujung menjadi kobokan raksasa lantaran air terperangkap dalam tanggul. Anies pun meminta pemerintah pusat untuk mengkaji ulang rencana pembangunan itu.
Menanggapi hal itu, Saefullah menyerahkan proses akhir kepada badan dan komite pusat apakah akan dilakukan kajian ulang atau tidak.
Saefullah mengambil contoh segmen KBN Marunda, ia menyadari potensinya yang sangat besar dapat dimanfaatkan oleh Pemprov DKI.
"2019 nanti saya minta tata air, pertamanan dan bina marga untuk masuk, bikin program disitu karena potensinya sangat besar. Yang sudah baik seperti ini tinggal Pemprov berbuat lebih maksimal," tutupnya.
Untuk diketahui, Great Sea Wall adalah salah satu dari proyek Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (NCICD). Megaproyek tanggul raksasa ini memakan anggaran sebesar Rp 560 triliun namun menuai kritikan pedas lantaran dianggap tak memenuhi pertimbangan lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Indeks Keselamatan Jurnalis 2025 Soroti Impunitas, Swasensor, dan Pola Ancaman Baru
-
270 Ribu Warga Jakarta Dicoret dari PBI JKN, Ini Respons Gubernur Pramono
-
7 Fakta Pemerkosaan di Mesuji: Korban Selamat Usai Pura-Pura Pingsan
-
Jaksa Tuntut Mahasiswa UNY Terdakwa Pembakar Tenda Polda DIY saat Demo Agustus 2025 1 Tahun Penjara
-
Pramono Meradang Pelajar Siram Air Keras Acak di Cempaka Putih: Tindak Tegas, Tak Ada Kompromi!
-
Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI Terkait Kasus Fraud Rp2,4 Triliun
-
Kasus Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa, KPK Panggil Eks Direktur PT Sigma Cipta Caraka
-
Klarifikasi Mekanisme Dana Hibah, KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Khofifah 12 Februari
-
Geger SMA di Jaktim, Guru Diduga Lecehkan Banyak Siswi, Korban Lain Buka Suara
-
Bocah SD Tewas Tertabrak Kereta di Parung Panjang, Terlempar hingga 30 Meter Saat Pulang Sekolah