Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tidak akan melanjurkan proyek gubernur terdahulu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam mencegah banjir di Jakarta. Ahok penggagas proyek normalisasi sungai, Anies tidak akan melanjutkan proyek itu.
Kini, Anies akan memperbanyak melakukan naturalisasi sungai-sungai di ibu kota guna mengantisipasi banjir. Anies sengaja tidak melakukan betonisasi agar kondisi sungai tetap terjaga.
Sementara dalam proyek normalisasi sungai, Ahok menggunakan sheet pile atau tiang beton yang dipasang di sisi kanan kiri sungai.
Sementara kini Anies menyiapkan sebanyak 192 alat berat untuk mengeruk sungai-sungai yang ada. Hal itu dilakukan guna meminimalisir dampak banjir yang sering melanda Jakarta saat musim hujan tiba.
"Semua melakukan kegiatan pengerukan dan perbaikan sarana prasarana. Jadi jangan diartikan kalau tidak ada betonisasi, maka tidak ada antisipasi untuk banjir, bukan," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).
Anies menjelaskan, betonisasi sungai bukan menjadi solusi yang baik untuk permasalahan banjir di ibu kota. Anies sepakat untuk melakukan naturalisasi sungai-sungai yang ada sehingga fungsi sungai bisa kembali seperti sedia kala.
"Apa yang kita lakukan adalah naturalisasi. Membuat ekosistem sungai, tapi pengerukan jalan terus, kanan kirinya ditumbuhkan sebagai ekosistem yang natural karena itu anda tidak temukan betonisasi," ungkap Anies.
Anies memberikan contoh salah satu naturalisasi yang dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air di Sungai Ciliwung. Penanganan sungai itu seharusnya sepenuhnya ditangani oleh Balai Besar Ciliwung, namun justru sebagian besar penanganan sungai itu diambil alih oleh Dinas Sumber Daya Air DKI.
"SDA itu take over pengerukan dari jembatan sampai ke Tongtek panjangnya 1,9 kilometer," tandaanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
Terkini
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
-
Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker 50 Kirim 6 Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
-
Cak Imin Soal Konflik PBNU: Kita Prihatin, Saya Yakin Warga Nahdliyin Semuanya Merasa Sedih
-
Curhat di Depan Pemuda Lintas Iman, Cak Imin: Maklum, Saya Kalah Terus
-
Kemendagri Raih Predikat Istimewa Indeks Reformasi Hukum Kementerian/Lembaga dan Pemda 2025
-
Kecam Pemerkosaan di Taksi Online, Anggota DPR Desak Polisi Terapkan UU TPKS
-
Tewas Menabrak Pohon, Gary Iskak Diduga Tak Pakai Helm Saat Kecelakaan Tunggal