Suara.com - Amien Rais, Ketua Dewan Kehormatan PAN, protes namanya tak ditulis lengkap dalam surat panggilannya oleh Polda Metro Jaya. Surat pemeriksaannya sebagai saksi itu terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet.
Amien Rais mengungkap itu janggal. Dalam surat panggilan tertanggal 2 Oktober 2018 lalu, polisi hanya mencantum nama Amin Rais sebagai saksi untuk bisa memenuhi agenda pemeriksaan dalam kasus berita hoaks, Jumat (5/10/2018). Surat pemanggilan itu ditanda tangani Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian
"Nama yang tertulis pada surat panggilan pada saya tertulis Amien Rais padahal nama saya itu muhamnad Amien Rais. Jadi saya mau tanya ke AKBP Jerry Siagian dan AKP Nico Purba kenapa nama Muhammad nggak ditulis, apakah alergi nama Muhammad? Allahu Alam," kata Amien Rais di Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018).
Amien Rais pun meminta Presiden Joko Widodo mencopot Kepala Kepolisian Indonesia Tito Karnavian. Hal itu diungkapkan Amien karena menganggap Tito bukan sosok polisi bersih.
Amien meminta Tito dicopot sambil menunjukkan sebuah pemberitaan di surat kabar. Hanya saja Amien tidak memperjelaskan alasan dia meminta Tito harus dicopot Jokowi.
"Saya minta ke pak Jokowi supaya pak Kapolri Tito segera dicopot. Alasan anda cari sendiri," kata Amien Rais.
Amien hanya mengatakan 'stok' pimpinan Polri yang jujur masih banyak di Indonesia.
"Saya yakin stok pimpinan polri yang jujur dan mengabdi bangsa negara masih banyak untuk ganti pak Tito. Kita cinta polisi sebagai kemanan nasional tapi kalau ada oknum yang nggak bener harus diganti," katanya.
Sebelum mengatakan meminta Tito dicopot, Amien sempat mengatakan akan membuka kasus korupsi lama yang mengandap di KPK. Namun sampai kini Amien tidak memperjelas janjinya itu.
Baca Juga: Tak Sertakan Nama Muhammad, Amien Rais Minta Jokowi Copot Kapolri
Berita Terkait
-
Tak Sertakan Nama Muhammad, Amien Rais Minta Jokowi Copot Kapolri
-
Tunjukkan Berita di Koran, Amien Rais Minta Jokowi Copot Kapolri
-
Demokrat Curiga Ada yang Atur Agar Amien Rais Diperiksa Polisi
-
Amien Rais Dipanggil Polisi Sebelum Ratna Sarumpaet Ditangkap
-
Amien Rais Ungkap Kejanggalan Surat Pemeriksaan Polda Metro Jaya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos