Suara.com - Viral, Guru Agama SMAN 87 Jakarta Diduga Doktrin Anti-Jokowi ke Anak Didik
Jagat maya dihebohkan peredaran hasil bidik layar percakapan via ponsel berisi percakapan orang tua murid mengenai guru agama di sekolah itu, yang berinisial NK.
Guru itu diduga menyebarkan doktrin anti-Jokowi kepada anak didiknya di sekolah, selama proses belajar mengajar.
Sedikitnya ada 4 foto berisi potongan percakapan yang berisi curhatan orang tua murid, yang belum diketahui identitasnya itu.
Dalam curhatannya, ia mengakui sudah melaporkan hal itu ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta namun tidak mendapatkan tanggapan.
"Saya prihatin dengan SMA di Jaksel saat ini. Guru agamanya mendoktrin anak-anaknya dengan memfitnah Jokowi. Saya sudah berusaha lapor ke dinas tapi teleponnya tidak ada yang diangkat," tulis keluhan orang tua itu di media sosial.
Ia menjelaskan, setiap Jumat, guru itu selalu mendoktrin anak-anaknya untuk tidak memilih Jokowi dan membenci Ahok. Ia meminta agar kasus ini disebar sehingga bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah.
"Kualitas guru saat ini sangat menyedihkan, tolong diangkat ke umum supaya ada tindak lanjutnya. Terima kasih," ungkapnya.
Berikut merupakan isi curhatan penuh orang tua murid yang bersekolah di SMAN 87 Jakarta.
Baca Juga: Bantu Korban Gempa, Sriwijaya FC Beli Jersey Mantan Kiper
Selamat Siang
Saya prihatin dengan SMA di Jaksel saat ini. Guru agamanya mendoktrin anak-anaknya dengan memfitnah Jokowi. Saya sudah berusaha lapor ke Dinas tapi telponnya tidak ada yang diangkat. Anak saya sekolah di dua SMA di Jaksel.
Dan guru agama mereka setiap Jumat mendoktrin anak-anaknya untuk tidak memilih Jokowi dan membenci Ahok. Kualitas guru saat ini sangat menyedihkan, tolong diangkat ke umum supaya ada tindak lanjutnya. Terima kasih.
Catatan redaksi: Reporter Suara.com telah menelepon kepala sekolah SMA yang dimaksud untuk mendapatkan konfirmasi mengenai hal tersebut. Namun, hingga berita ini diunggah, konfirmasi masih terus diupayakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah