Suara.com - Empat artis dari berbagai partai politik (parpol) akan bertarung memperebutkan suara rakyat dalam Pemilihan Legislatif atau Pileg 2019 mendatang. Untuk bisa melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI, para artis tersebut akan memperebutkan suara dari daerah pemilihan (dapil) Kota Bekasi dan Kota Depok.
Sejumlah nama, seperti Angel Karamoy (PDIP), Lucky Hakim (Nasdem), Farhat Abbas (PKB), dan Fauzi Baadila (Gerindra) ikut memperebutkan kursi DPR di Pileg 2019.
Tak dapat dipungkiri, kehadiran para artis dalam Pileg tersebut memang memiliki banyak keuntungan bagi parpol yang mengusunya. Popularitas mereka dianggap bisa mendulang perolehan suara yang tinggi dalam pemilihan.
Pengamat Politik dari Universitas Islam 45 Bekasi, Adi Susila mengatakan kehadiran nama-nama artis yang didapuk jadi caleg oleh berbagai partai politik itu dinilai sebagai pendulang suara (vote getter). Sehingga, terkadang dapat saja menggoyang suara petahana yang sebelumnya sudah duduk sebagai wakil rakyat.
"Terkadang kemunculan nama artis memang perlu diperhatikan latar belakangnya. Soalnya bisa saja kehadiran artis itu malah memengaruhi suara kader asli partai yang sudah berjuang sejak awal," kata dia, Kamis (11/10/2018).
Meski begitu, ia menilai peluang bagi petahana dan pendatang baru yang berasal dari kalangan artis dalam Pileg 2019, khususnya di dapil Kota Bekasi – Depok, hampir sama.
Petahana memiliki keunggulan pengamaman di lapangan dan sudah hafal dengan titik-titik suara. Sementara para pendatang baru mampu menjadi pilihan anyar bagi masyarakat.
"Jadi, masyarakat memiliki banyak pilihan melalui wajah-wajah baru yang mungkin juga mampu mendongkrak reputasi partai politik," bebernya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: KPU Tetapkan DCT DPR Sebanyak 7968 Calon di Pileg 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital