Suara.com - Polisi pada Rabu (10/10/2018), menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Ali Akbar, pelajar SMP di Depok, dengan tersangka Ahmad Rifai alias Pay.
Rekontruksi dilakukan di pinggir kali Ciputat, Cinangka, Sawangan Depok dan ditonton ratusan warga.
Setidaknya ada 19 adegan yang diperagakan pelaku. Dari sana diketahui, Pay begitu sadis menghabisi nyawa Ali yang tak lain adalah temannya sendiri.
Pay menusuk tubuh korban berkali-kali dengan pisau dapur hingga tersungkur ke tanah. Setelahnya, korban didorong ke empang.
Korban berusaha keluar dari air. Namun, pelaku kembali menghujani tusukan ke tubuh korban hingga dia kembali terjatuh.
"Saya kemudian pergi ke rumah ganti baju dan menunggu sore langsung saya ke Jakarta," kata pelaku di sela-sela rekonstruksi.
Pay nekat melakukan pembunuhan lantaran ingin menguasai ponsel Ali. Ponsel itu direncanakan dijual dan hasilnya dipakai untuk membeli narkoba.
Kapolsek Sawangan, Kompol Prasetyo mengatakan berdasarkan hasil tes urine, tersangka terbukti sebagai pengguna narkoba.
"Ya hasil uji testimoni urinenya menunjukkan pelaku itu, memang pengguna narkoba jenis sabu dan ganja," katanya.
Baca Juga: Pemerintah Naikkan Harga BBM, Fahri Hamzah Lontarkan Kritik
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Video Tak Pantas Pelajar Berseragam di Loa Janan Viral saat Ramadan, Diduga Direkam Teman Sendiri
-
Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana
-
Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu
-
Budget Tipis? Ini 5 Laptop 2-3 Jutaan untuk Sekolah dan Kuliah
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?
-
50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja
-
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia
-
PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan
-
Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia
-
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan
-
Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi