Suara.com - Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno dijadwalkan akan menjadi pembicara pada acara dialog dengan tema 'Peran Wirausaha Muda' di asrama mahasiswa Riau di Jakarta, Jalan H. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018). Namun, Sandiaga tidak bisa berbicara dalam acara itu.
Sandiaga awalnya tidak mengetahui apabila dialog tersebut dilangsungkan dalam lingkungan asrama Mahasiswa Riau Jakarta yang ternyata masih dikelola Pemprov Riau.
Seperti diketahui, sebagai cawapres, Sandiaga dilarang berkampanye di lingkungan pendidikan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.
"Kita ada misskom ternyata asrama ini kan milik pemda (Pemprov Riau) karena beliau sudah terikat aturan kampanye, beliau nggak berbicara di sini," kata Mentor Start Up Nasional, Miftah N. Sabri.
Oleh sebab itu, untuk meminimalisir dampak yang tidak diinginkan, Sandiaga memilih untuk menjadi pendengar cerita-cerita narasumber dan mahasiswa-mahasiswa yang sudah hadir.
"Takut ada yang salah, jadi bang Sandi cuma hadir saja di sini. Dia takut melanggar prinsip etika," pungkasnya.
Untuk diketahui, larangan berkampanye di tempat pendidikan sudah tercantum ke dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.
Pasal 280 ayat 1 huruf h mengatur larangan kampanye dengan menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.
Baca Juga: Jubir Jokowi-Ma'ruf: Kebijakan BBM Jangan Dipolitisir
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya