Suara.com - Pengkhotbah Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith alias Habib Bahar bin Smith, ditolak datang oleh sejumlah organisasi masyarakat adat di Manado, Sulawesi, Utara, Senin (15/10/2018).
Ratusan orang bahkan mendatangi Bandara Sam Ratulangi agar Habib Bahar Bin Smith tak bisa menginjakkan kakinya ke daerah tersebut.
Mereka menilai, Habib Bahar Bin Smith adalah tokoh FPI dan ceramahnya cenderung provokatif.
Akibat aksi itu, Bandara Sam Ratulangi sempat dikepung massa hingga Senin malam sekitar pukul 20.00 WITA.
“Manado adalah daerah kondusif. Kami tak ingin dia mengganggu stabilitas keamanan di Sulawesi Utara,” kata Steven Kembuan dalam orasi penolakannya.
Habib Bahar Bin Smith rencananya menghadiri Tabligh Akbar di Masjid Alwi bin Smith, Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil.
Namun, Steven menegaskan, warga Manado menolak kedatangan Habib Bahar Bin Smith bukan karena agenda kunjungannya, melainkan ceramah-ceramahnya yang provokatif seperti tersebedar di YouTube.
Beberapa jam usai aksi penolakan itu, muncul video di laman Facebook yang memperlihatkan Habib Bahar Bin Smith tengah berbicara di depan sejumlah jemaah. Video itu diduga merupakan acara Haul Akbar di Manado.
Dalam video yang diunggah akun Muslimina Update itu, Habib Bahar Bin Smith mengatakan, tetap akan datang ke Manado meski mendapat pengadangan atau tentangan.
Baca Juga: Sandiaga Bantah OK OCE Gagal Total di Jakarta, Klaim Diminati
Habib Bahar Bin Smith mengaku, ia adalah asli putra Manado. Dia punya bapak, ayah, kakek, nenek yang dikubur di Manado. Habib juga mengaku mempunyai umi yang orang Minahasa Utara.
"Oleh karenanya saya sampaikan tadi, ketika ditolak oleh beberapa ormas, pentolan-pentolannya, ketua-ketuanya, mereka berjumpa dengan saya ke atas, mereka menyampaikan begini-begini dengan, baik kita berbincang berdialog dengan baik, itu sampai-sampai pesawat satu jam menunggu untuk memulangkan saya (ke Jakarta)," ujar Habib Bahar.
"Dari sekian banyak jawaban saya cuma satu, mereka meminta saya kembali ke Jakarta. Jawaban saya cuma satu, saksinya banyak, saya jawab, saya tidak akan pulang, saya maju, saya hadir acara haul saya punya abah, atau saya mati," ujar Habib Bahar dengan nada keras.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan