Suara.com - Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin akan mendapatkan saksi dari Partai Golkar karena diduga terlibat dalam kasus suap proyek Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Sansi itu berdasarkan pakta integritas Golkar.
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily mengatakan Neneng Hasanah Yasim merupakan Ketua DPP Partai Golkar Bekasi. Neneng Hasanah Yasim sudah ditetapkan sebagai terangka oleh KPK terkait OTT suap perizinan proyek Meikarta.
Ace mengatakan pihaknya meminta kepada Neneng untuk kooperatif kepada KPK dalam menjalani proses hukum tersebut. Selain itu, Ace mengatakan pihaknya akan memberikan sangsi yang tegas kepada Neneng, yakni menon-akfifkan dari kepengurusan Partai Golkar.
"Sesuai dengan Pakta Integritas yang telah ditandatangani para Kepala Daerah yang berasal dari kader Partai Golkar tanggal 2 Februari 2018 di Jakarta yang menyatakan bahwa jika terlibat dalam kasus korupsi maka akan diberikan sanksi tegas," kata Ace melalui keterangan tertulis, Selasa (16/10/2018).
Berkaca dari kasus OTT Neneng, Ace menyebut Partainya kembali mengingatkan kepada seluruh kader Golkar untuk tidak melakukan hal serupa. Hal tersebut nantinya akan berdampak buruk dan merusak citra Golkar di Pemilu 2019.
"Terutama para Kepala Daerah dan para anggota FPG DPR RI/DPRD Prov & Kab/Kota, untuk tidak melalukan tindakan yang melanggar hukum antara lain korupsi yang dapat merusak citra Partai Golkar dan merusak kepercayaan rakyat dalam menghadapi Pemilu 2019 yang sudah di depan mata," jelasnya.
Berita Terkait
-
Bupati Bekasi Disuap Meikarta, Pemkab Bekasi Ganti Pemimpin
-
Suap Meikarta Bupati Bekasi, Jabar Minta Pemkab Tetap Layani Desa
-
Suap Meikarta, Pemprov Jabar Konsultasi Tunjuk Plt Bupati Bekasi
-
Intip Harta Neneng Hasanah Yasin yang Terima Suap Meikarta
-
Tina Toon Kaget Namanya Dijadikan Sandi Kasus Suap Bupati Bekasi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang