Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten meminta keterangan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak, Dede Supriatna terkait laporan Tim Advokasi Masyarakat Pendukung Prabowo - Sandiaga (Tampung Padi) terkait gambar mirip Presiden Jokowi yang terdapat pada kemasan beras Ciberang 5 Kg.
Dede mengatakan, beras dengan kemasan yang menjadi dasar laporan itu diproduksi oleh Gapoktan Sri Mulya yang memang di bawah naungan Distan Lebak.
"Justru kami baru tahu ada gambar yang diduga itu pada kemasan beras Ciberang 5 Kg setelah dipanggil Bawaslu," kata Dede seperti diberitakan Bantenhits.com jaringan Suara.com.
Dede menjelaskan, desain kemasan tersebut bukan desain resmi pemerintah.
"Ya memang bukan desain resmi pemerintah," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Banten, Didih M Sudi menuturkan, selain Dede, pihaknya juga meminta keterangan Ketua Gapoktan Sri Mulya.
"Hari Jumat kemarin klarifikasi Ketua Gapoktan di Malingping Lebak. Masih dalam proses, belum disampaikan ke Pleno," tutur Didih.
Namun, ia tak menjelaskan poin apa saja yang ditanya baik ke Dede maupun ke Gapoktan.
Didih hanya menegaskan, hal itu berkaitan dengan pembagian beras yang pada kemasannya terdapat gambar mirip Jokowi.
"Soal pembagian beras yang ada gambar mirip Pak Jokowi," imbuhnya.
Berita ini kali pertama diterbitkan Bantenhits.com dengan judul "Distan Lebak Baru Tahu Ada Gambar Jokowi di Kemasan Beras Ciberang"
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
Terkini
-
Prabowo Ingin Tertibkan Pengamat, Legislator PDIP Singgung Risiko Pilihan Rakyat
-
Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan
-
Kisah 'Militan' 10 Rekan Sekantor Kompak 'War' Tiket Demi Mudik Berjamaah ke Semarang
-
Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas
-
Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri
-
4 Juta Warga DKI Tak Mudik, Kemenpar Dorong Tren Mudik ke Jakarta Saat Libur Lebaran
-
Warga Israel: Netanyahu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal
-
Bantargebang Sudah Kritis, Pramono Anung Bakal Sanksi Warga Jakarta yang Tak Pilah Sampah
-
Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu
-
Pemulihan Pascabanjir Aceh Jelang Idul Fitri Disorot Media Asing