Suara.com - Warga Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan kerangka manusia yang dicor dalam sebuah tong. Meski dipastikan sebagai kerangka manusia, identitas kerangka manusia tersebut sampai kini masih misterius.
Dari keterangan warga, kerangka manusia itu ditemukan di pinggir Sungai Bengawan Solo, tepatnya di sekitar tiang penyangga Jembatan Pondok pada Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ditemukan, kerangka manusia itu dicor beton di dalam tong.
Informasi yang dihimpun Solopos.com (jaringan Suara.com), kerangka manusia itu kali pertama ditemukan oleh dua orang pemulung bernama Muji Agung, warga RT 001/RW 004, Dusun Jengkangan, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, dan Ariyanto, warga RT 004/RW 003, Dusun Karangale, Desa Kadokan, Kecamatan Grogol.
Karena takut atas temuannya itu, keduanya lantas melaporkan penemuan kerangka manusia itu ke Mapolsek Grogol. Tak berapa lama, polisi dan tim SAR Sukoharjo mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan penemuan kerangka manusia itu. Tim gabungan langsung membongkar cor di tong dengan martil.
"Itu jelas tengkorak manusia bukan binatang. Di dalam tong juga ditemukan celana dalam, selimut dan baju bermotif garis-garis. Sebagian kerangka manusia bercampur lumpur dan pecah. Saya tidak tahu jenis kelaminnya, namun kemungkinan laki-laki," ujar Muji.
Muji tidak mengetahui waktu keberadaan tong berisi kerangka manusia di pinggir sungai. Kondisi sebagian tong besi rusak dan berkarat. Terdapat lubang kecil di bagian bawah tong besi. Sementara polisi langsung membawa kerangka manusia itu ke RSUD dr. Moewardi, Kota Solo, untuk diautopsi.
Artikel ini sebelumnya telah terbit di laman Solopos.com dengan judul: "Dicor Dalam Tong, Kerangka Manusia di Grogol Sukoharjo Masih Berselimut"
Berita Terkait
-
Perempuan Penjual Burung Tewas Bersimbah Darah, Suami Hilang
-
Ini Motif Fransiscus Ong Tembak Mati Anak - Istrinya di Kepala
-
Usai Penggal Kepala Tetangga, Firhot Tikam Dada Kapolsek Parongil
-
Kasus Pembunuhan Khashoggi, AS Tarik Visa Pejabat Arab Saudi
-
Kematian Nahas Paranormal Kondang karena Hobi Goda Istri Orang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat