Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan resmi berstatus tersangka oleh KPK. Politisi PAN ini diduga terlibat dalam kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016.
Taufik Kurniawan diduga menerima uang suap senilai Rp 3,65 miliar dari Bupati Kebumen nonaktif Muhammad Yahya Fuad. Lantas berapa harta kekayaan Taufik Kurniawan?
Berdasarkan penelusuran Suara.com atas dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) di situs resmi acch.kpk.go.id, Taufik Kurniawan tercatat tiga kali melaporkan harta kekayaannya. Yakni pada tanggal 11 Juni 2004, 21 Juli 2010 dan 4 November 2014.
Dalam laporan terakhir, harta kekayaan Taufik Kurniawan tercatat Rp 4.005.535.000 dan 5 ribu dolar Amerika Serikat. Jumlah itu meningkat dibanding laporan pada 21 Juli 2010 yang tercatat Rp 2.139.864.309.
Harta Taufik Kurniawan itu terdiri dari harta tidak bergerak berupa aset tanah dan bangunan mencapai 500 meter persegi dan 650 meter persegi di Kota Semarang. Harta itu tercatat berasal dari perolehan sendiri sejak tahun 1994 hingga 1998. Nilainya mencapai Rp 2.725.000.000.
Kemudian harga bergerak milik Taufik Kurniawan terdiri dari tiga unit kendaraan mobil Toyota Innova tahun 2005 dengan kisaran harga Rp 125 juta. Toyota Alphard tahun 2007 dengan nilai Rp 385 juta dan Toyota Camry tahun 2008 senilai Rp 205 juta.
Selain itu, Taufik juga memiliki logam mulia dengan nilai Rp 137 juta, termasuk barang-barang seni dan antik mencapai Rp 100 juta serta benda bergerak lainnya dengan total Rp 328.535.000. Taufik juga tercatat memiliki harta berupa giro dan setara kas lainnya dengan nilai 5 ribu dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless