Suara.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bangka Saiful Zohri menghaturkan doa untuk korban tragedi jatuhya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Senin (29/10/2018). Saiful pun berharap, korban yang sudah dinyatakan meninggal dunia secara khusnul khotimah.
"Insyaallah mati syahid. Yang pasti dalam keadaan husnul khatimah," kata Saiful kepada klikbabel.com--jaringan Suara.com pada Kamis (1/11/2018).
Saiful menjelaskan, mati dalam keadaan syahid di ajaran Islam dikatakannya ada dua. Yakni syahid dunia dan akhirat.
"Maka apabila dalam keadaan berperang memperjuangkan Agama Allah SWT, dapat dipastikan orang tersebut meninggal dalam keadaan syahid. Mudah-mudahan dengan kemuliaan Allah SWT, para korban dapat juga dimuliakan di sisiNya," sambungnya.
Saiful juga turut mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban pesawat nahas itu. Dia berhadap keluarga dapat mengikhlaskan kepergian dari para korban
"Kita turut berduka atas kejadian ini. Namun kita tidak dapat menghindari kuasa Tuhan. Sekarang kita harus tabah dengan ujian yang diberikannya atas jatuhnya pesawat Lion Air beberapa waktu lalu," kata dia.
Untuk bisa mendoakan para korban, Saiful mengajak warga Bangka untuk menggelar salat gaib di Masjid Agung Sungailiat pada Jumat (2/11/2018) besok.
"Insyaallah nanti juga kita di Masjid Agung, Sungailiat besok usai sholat Jumat, akan menggelar Sholat Ghaib. Mari kita semua umat Islam, dimanapun berada, laksanakan Sholat Ghaib untuk saudara-saudari kita yang tertimpa musibah, agar mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," kata dia.
Berita ini kali pertama diterbitkan Klikbabel.com dengan judul : "MUI Bangka : Korban Lion Air Insyallah Mati Syahid"
Baca Juga: Cita-cita Tak Sampai Pegawai BPK Korban Lion Air Jatuh
Berita Terkait
-
Cita-cita Tak Sampai Pegawai BPK Korban Lion Air Jatuh
-
Menhub Sebut Lion Air JT 610 Punya 2 Black Box, 1 Belum Ditemukan
-
Krisis Center Lion Air di Pangkalpinang Roboh Diterjang Angin
-
KNKT AS dan Boeing Bantu Investigasi Kecelakaan Lion Air JT 61
-
DVI Polri Ambil 152 Sampel Antemortem Keluarga Korban Lion Air
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?