Suara.com - Sebuah kapal pendarat dari KRI Banda Aceh membawa sejumlah bagian badan pesawat termasuk sebuah as roda pendarat dari Lion Air JT 610 ke dermaga JICT II Tanjung Priok. Selasa (6/11/2018) pagi, kapal pendarat tersebut membawa serpihan seperti kulit pesawat, kepingan rangka dan yang terbesar merupakan komponen as roda pesawat.
Untuk selanjutnya, temuan tersebut juga akan diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Ini Dilakukan seperti temuan-temuan lainnya untuk dilakukan penyelidikan.
Berdasarkan penyelidikan KNKT sejauh ini, menyatakan bahwa pesawat bertipe Boeing 737 Max 8 yang jatuh di perairan Tanjung Pakis Karawang tersebut tidak pecah di udara sebagaimana kabar yang beredar di masyakarat.
"Pesawat tidak pecah di udara, kalau demikian yang terjadi pasti serpihannya akan sangat luas. Kami pastikan pesawat ini saat menyentuh air masih utuh," tutur Ketua KNKT Soerjanto Tjahyono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin kemarin. (Antara)
Berita Terkait
-
Tiba di Jambi, Jenazah Korban Lion Air Disambut Isak Tangis
-
Hari Ini, Keluarga Korban Lion Air ke Tengah Laut Doa Bersama
-
Jenazah AKBP Mito Diberangkatkan Besok ke Bangka Belitung
-
Isak Tangis Warnai Penyerahan 13 Jenazah Korban Lion Air JT 610
-
Posisinya Terdeteksi, KNKT Belum Bisa Ambil Black Box CVR
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba