Suara.com - Warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur, turun jalan menggelar aksi unjuk rasa, Senin (12/11/2018). Mereka mengecam Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno, yang melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama Kiai Haji Bisri Syansuri.
Sandiaga Uno—cawapres pendamping Prabowo Subianto—melangkahi makam pendiri NU tersebut saat berziarah ke kompleks Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang, beberapa waktu lalu.
Video insiden itu viral dan memicu kemarahan publik sejak sepekan terakhir. Video itulah yang memantik reaksi amarah warga Jombang.
Mengatasnakaman 'Masyarakat Peduli Ulama', ratusan warga Jombang berkumpul di bundaran Ringin Contong Jombang.
Pada tempat tersebut, mereka melakukan orasi secara bergantian. Selain itu, massa juga membentangkan spanduk.
"Kami mengecam perilaku Sandiaga yang tak memiliki tata krama saat ziarah ke makam Kiai Bisri Syansuri. Kami menyatakan kekecewaan atas perilaku tidak terpuji yang dilakukan Sandiaga Uno," ujar kordinator aksi Faizuddin Fil Muntaqobat seperti dilaporkan Beritajatim.com.
Hingga kekinian, massa terus berdatangan ke bundaran Ringin Contong. Rencananya, setelah dari Ringin Contong, mereka akan berjalan kaki ke makam KH Bisri Syansuri untuk berziarah.
Itu dilakukan sekaligus untuk memberi contoh kepada Sandiaga Uno bagaimana adab berziarah yang benar.
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul ”Respon Video Ziarah Sandiaga, Warga Jombang Turun Jalan”
Baca Juga: Bicara Kasar, Mulut Sandiaga Dijejali Cabai
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat