Suara.com - Aksi tutup mulut yang dilakukan sejumlah mahasiswa warnai acara orasi ilmiah dari Wakil Presiden Jusuf Kalla di Universitas Islam Bandung, Sabtu (17/11/2018).
Para mahasiwa yang mengenakan jas almamater biru muda menutup mulutnya dengan selotip hitam. Kejadian itu terjadi saat Wapres JK, pejabat pemerintahan, dan senat kampus meninggalkan ruang sidang terbuka.
Saat Rektor Unisba meninggalkan ruang sidang, salah satu mahasiswa berteriak "Unisba", namun pihak keamanan kampus beserta Paspampres langsung mengamankan mereka.
Kejadian berlangsung panas, para mahasiswa terlihat diinterogasi dan dibawa ke salah satu ruangan oleh pihak keamanan.
Gesekan tak hanya terjadi antara petugas keamanan dengan mahasiwa, pewarta dari sejumlah media bersitegang dengan pihak keamanan kampus dan Paspampres karena tidak diperbolehkan meliput aksi tersebut.
"Mas-mas gak boleh motret, ini SOP-nya. Silakan keluar kalau selesai," ujar salah satu pihak keamanan kampus seperti diberitakan Antara.
Saat akan memotret, pihak keamanan kampus dan Paspampres mencoba menutupi akses wartawan. Bahkan, kamera salah satu wartawan berusaha direbut oleh pihak keamanan.
"Kita juga sama-sama kerja, kita dilindungi undang-undang," teriak salah satu wartawan.
Seusai kejadian tersebut, suasana sedikit mencair dan pihak keamanan tidak terlalu memperketat penjagaan di sekitar aksi mahasiswa. Akibat kejadian tersebut, sesi wawancara dengan Wapres JK dibatalkan.
Baca Juga: Dukung Timnas Indonesia, Suporter Garuda Datangi Rajamanggala
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub