Suara.com - Meski jauh dari Tanah Air tidak menyurutkan semangat belasan suporter asal Indonesia untuk mendukung perjuangan Evan Dimas dan kawan-kawan saat menghadapi Thailand di pertandingan lanjutan Piala AFF 2018 yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/11/2018).
Meski jumlahnya tidak sebanding dengan suporter tuan rumah, warna kaos dan teriakan mereka tidak kalah dengan pendukung tuan rumah yang jumlahnya berkali lipat.
"Yo Ayo....ayo Indonesia. Ku ingin... kita harus menang.........." demikian penggalan yang dilakukan oleh belasan suporter Indonesia yang hadir langsung di kompleks stadion.
Jumlah suporter yang sudah datang memang tidak sebanding dengan isu yang berkembang sebelumnya, jika akan datang sekitar lima ribu suporter asal Indonesia. Meski demikian, semangat yang telah datang pantas diacungi jempol.
Selain bernyanyi, suporter Indonesia yang juga berasal dari kedutaan maupun mahasiswa asal Indonesia yang belajar di Negeri Gajah Putih ini juga menjadi perhatian khusus suporter. Mereka banyak yang diajak foto oleh suporter tuan rumah yang menggunakan atribut warna biru itu.
"Untuk tim kami sekitar 15 orang saja. Jika ditambah suporter dari sini... mungkin total ada sekitar 100 sampai 150 orang saja," kata salah satu loyalis suporter Indonesia, Harie Pandiono.
Pria asal Malang ini menjelaskan selain memberikan dukungan langsung timnas, Ia juga sempat menjalin komunikasi dengan beberapa komunitas suporter tuan rumah. Hanya saja, pertemuan yang dilakukan tertutup dengan media.
"Tadi malam kami bertemu. Banyak hal yang kami bahas terutama tentang suporter. Tidak hanya Indonesia dan Thailand saja, namun juga untuk semuanya," kata Harie menambahkan.
Pertandingan melawan Thailand ini sangat penting bagi Indonesia. Untuk itu dukungan dari suporter memang sangat dibutuhkan agar target curi poin bisa tercapai. (Antara)
Baca Juga: Andritany Dicadangkan, Bima Sakti Turunkan Awan Setho
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Pep Guardiola Kritik Manchester City Meski Kalahkan Salford City
-
Meski Berat, Umuh Muchtar Optimis Persib Bandung Hajar Balik Ratchaburi FC di GBLA
-
Pertempuran Sengit, Inter Milan Bungkam Juventus 3-2 di Giuseppe Meazza
-
Manchester City Susah Payah Kalahkan Tim Kasta Keempat di Piala FA
-
Harry Kane Ganas, Bayern Munich Kokoh di Puncak Klasemen usai Libas Werder Bremen
-
Alvaro Morata Kartu Merah, Klub Milik Orang Indonesia Kalah Tipis dari Fiorentina
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara FC di GBT
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar