Suara.com - Polisi melakukan uji laboratorium pada bercak darah dalam mobil Toyota Innova warna putih yang diduga digunakan untuk membuang jasad Abdullah Fitri Setiawan atau Dufi, korban pembunuhan. Jasad Dufi ditemukan di dalam drum plastik berwarna biru di daerah Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu
“Hari ini sedang dilakukan uji di Lab, apakah bercak darah dalam mobil Inova tersebut memiliki kesesuaian atau identik dengan bercarak darah yang dimiliki saudara Dufi,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2018).
Dedi menerangkan, Innova bernopol B 1906 SZI dengan nama pemilik PT. Sky Energy Indonesia itu awalnya ditemukan di depan gudang manisan milik seorang warga bernama Eko yang terletak di Desa Candi Mas, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, pada Jumat (23/11) pekan lalu.
Karena curiga, Eko akhirnya melaporkan mobil yang ditemukan tanpa menggunakan pelat nomor itu ke polisi. Setelah diidentifikasi polisi, ternyata kendaraan tersebut merupakan kendaraan milik mendiang Dufi yang dibunuh oleh tersangka M. Nurhadi dan istrinya, Sari.
“Mobil itu ditemukan dalam kondisi kosong diparkir di sebuah gudang, kemudian setelah dicek di bagasi belakang mobil tersebut ditemukan beberapa bercak darah. Hari ini diuji lab bercak darah itu,” ujar dia.
Dia menjelaskan, saat ditemukan, mobil itu tidak menggunakan plat nomor polisi. Namun setelah dicek angka mesin mobil sama persis dengan mobil Dufi.
“Dari hasil pengecekan nomor mesin mobil tersebut identik dengan mobil yang digunakan saudara Dufi yang digunakan dari kediaman meluncur ke rumah tersangka,” kata dia.
Selanjutnya, tim dari Kepolisian memburu pria berinisial Z, orang yang membeli mobil Inova tersebut. Z saat ini terdeteksi masih berada di daerah Lampung.
“Oleh karenanya tim sedang melakukan pengejaran terhadap saudara Z, dia orang yang membeli mobil mendiang Dufi yang dijual oleh tersangka. Sudah (terdeteksi) di daerag Lampung. Jadi dia ini telah dapat informasi pelaku pembunuhan Dufi tertangkap, mereka langsung melarikan diri dan mencoba menghilangkan barang bukti,” terang dia.
Baca Juga: Rusia Akan Selidiki Kebenaran Pendaratan Amerika di Bulan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing