Suara.com - Warga di sekitar rumah Yoyok Prasetyo ternyata sudah mengetahui keinginan Yoyok untuk mengganti kelamin dari laki-laki menjadi perempuan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Selain itu, nama Yoyok juga mau diubah menjadi Denissia Prasetyo.
"Iya saya tahu mas (Yoyok mau ganti kelamin)," kata salah seorang tetangga Yoyok yang tidak mau disebutkan namanya, Senin (26/11/2018).
Permohonan ganti kelamin tersebut, tidak membuat tetangga Yoyok kaget. Mereka menilai Yoyok memang memiliki prilaku aneh sebagai seorang laki-laki. Tingkah Yoyok disebut memang lebih ke perempuan.
"Setahu saya, prilaku Yoyok memang lebih ke perempuan," tegasnya.
Kekinian Yoyok Prasetyo sudah tidak tinggal lagi di Jalan Kedung Tarukan 84 D, Surabaya, Jawa Timur. Tetangga Yoyok mengatakan, sudah lama rumah yang ditempati Yoyok dijual.
"Sudah lama rumah itu dijual mas. Puluhan tahun lalu. Dulunya dia tinggal sendiri di rumah itu," kata dia.
Untuk diketahui, Yoyok Prasetyo alias Denessia Prasetyo, warga Kedung Tarukan 84 D Surabaya, dipastikan batal menjadi perempuan. Hal itu menyusul adanya pencabutan permohonan ganti kelamin dan ganti nama yang diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Sebelumnya Humas PN Surabaya Sigit Sutriono menerangkan, Yoyok Prasetyo telah mencabut permohonannya pada tanggal 13 November 2018 lalu.
"Informasi dari Hakim Dede Suryaman, pencabutan permohonannya tanggal 13 November lalu," terang Sigit Sutriono.
Baca Juga: Cekcok, Suami Siram Istri Pakai Pertalite dan Dibakar Hidup-hidup
Dicabutnya permohonan Pria kelahiran Tuban Jatim ini, tambah Sigit, dikarenakan pihak pemohon melalui tim kuasa hukumnya gagal memenuhi persyaratan yang diminta Hakim Dede Suryaman.
"Ada persyaratan yang tidak bisa dipenuhi termohon," katanya.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI