Suara.com - Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita turun langsung ke aliran Sungai Cimoyan di Kampung Ciuyan, Desa Kolelet, Kecamatan Picung, untuk memastikan dampak pencemaran di sungai yang diduga disebabkan galian C di Kabupaten Lebak.
Setibanya di lokasi, tanpa ragu, Irna yang ditemani Camat Picung Fathoni dan para kepala desa langsung menceburkan diri ke sungai yang penuh dengan lumpur dan tidak dapat dipergunakan untuk kebutuhan warga sehari-hari.
Irna menduga, aliran Sungai Cimoyan telah tercemari oleh galian C di Kabupaten Lebak, sehingga ia langsung mengirim pesan singkat via Whatsapp kepada Bupati Lebak Iti mempertanyakan legalitas galian C yang ada di hulu Sungai Cimoyan.
“Saat kami hubungi, bupati Lebak (Iti Octavia Jayabaya) lama tidak mengeluarkan izin galian C karena sudah menjadi kewenangan Provinsi Banten,” kata Irna di lokasi seperti diberitakan BantenHits—jaringan Suara.com, Selasa (27/11/2018).
Irna juga langsung bersurat kepada Gubernur Banten Wahidin Halim agar bisa menyelesaikan persoalan Sungai Cimoyan yang melintasi dua kabupaten tersebut.
“Saya mohon agar pak gubernur dapat menyelesaikan persoalan ini. Karena ini sudah lama sudah hampir 10 tahun tidak dipergunakan karena keruh, ada lumpurnya,” tandasnya.
Berita ini kali pertama diterbitkan Bantenhits.com dengan judul ”Minta WH Selesaikan Dampak Pencemaran, Irna Nyebur ke Sungai Cimoyan”
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar
-
KPK Tahan Kasi Intel Bea Cukai Budiman Bayu, Diduga Terima Gratifikasi Rp 5,19 Miliar
-
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
-
KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Budiman Bayu Jadi Tersangka ke-7 Kasus Impor Barang KW
-
2 Tahun Penjara Menanti! Delpedro Cs Dituntut Jaksa Terkait Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Gubernur Kaltim Beli Mobil Dinas Mewah Rp 8,5 Miliar Di Tengah Efisiensi , Ini Respons Golkar!
-
Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam