Suara.com - Pesta pernikahan Crazy Rich Surabayan, Jusup Maruta Cahyadi dan Clarissa Wang, yang digelar di The Mulia Resort, Nusa Dua ,Bali, telah berlalu. Pasca pesta, mereka mendonasikan bantuan untuk korban bencana alam sebesar Rp 1 miliar.
Rendra Tjahjadi, ayah Jusup Maruta Cahyadi, mengaku lega karena proses pernikahan anaknya berjalan lancar. Namun, selain suksesnya acara yang dihadiri 60 persen tamu undangan dari luar negeri itu, ada satu hal lagi yang membanggakan buat Rendra Tjahjadi.
Kebanggaan itu karena pengusaha kelapa sawit ini bisa berbagi kebahagiaan untuk korban bencana alam.
"Saya lega semua telah berjalan lancar. Dan saya juga lega bisa berbagi kebahagiaan untuk korban bencana alam," jelas Rendra Tjahjadi pada Suara.com, Minggu (2/12/2018).
Rendra berharap, apa yang sudah diberikan untuk korban bencana alam di Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, bisa membantu memulihkan kembali perekonomian korban.
"Semoga apa yang sudah diberikan bisa bermanfaat bagi korban bencana alam, termasuk Sigi dan Donggala. Dan korban bisa kembali menata perekonomian keluarganya," tegasnya.
Terpisah, Kosasih, juru bicara dari keluarga Rendra Tjahjadi, menjelaskan ada uang Rp 1 miliar yang disumbangkan ke korban bencana alam Sigi dan Donggal.
"Ada uang satu miliar yang disumbangkan untuk korban bencana alam Sigi dan Donggal. Uang tersebut kami salurkan melalui Yayasan Surabaya Satu Hati Peduli. Rencananya untuk membangu rumah cepat korban bencan disana. Semoga pembangunan segera rampung dan korban bisa kembali seperti semula," pungkasnya.
Untuk diketahui, pesta pernikahan pasangan konglomerat Jusup Maruta Cahyadi dan Clarissa yang bakal digelar di Bali pada 1 Desember 2018, tepatnya di The Mulia Resort, ternyata tidak seperti kabar yang beredar saat ini.
Baca Juga: Intip Ballroom Tempat Pernikahan Crazy Rich Surabayan di Bali
Sebelumnya, banyak beredar kicauan atau meme di twitter mengenai Cazy Rich Surabayan yang akan menggelar pesta pernikahan super mewah.
Ada kabar pula yang menyebutkan, saat acara pernikahan, akan ada doorprize berupa mobil Jaguar dan souvenir berupa koin emas asli dengan ukiran wajah dan nama mereka berdua.
Rendra Tjahjadi (60), ayah dari Jusup Maruta Cahyadi membantah kabar tersebut. Bahkan dirinya mengatakan, pemberian doorprize mobil Jaguar dan souvenir emas antam adalah hoax atau berita bohong.
"Tidak benar itu. Itu hoax dan meresahkan saya. Tidak ada doorprize mobil Jaguar dan tidak ada souvenir emas antam," tegas Rendra Tjahjadi pada Suara.com, Kamis (29/11/2018) saat ditemui di rumahnya.
Kontributor : Achmad Ali
Tag
Berita Terkait
-
Pernikahan Crazy Rich Surabayan Dimulai, Mempelai Disambut Tari Pendet
-
Intip Ballroom Tempat Pernikahan Crazy Rich Surabayan di Bali
-
Pernikahan Crazy Rich Surabayan, ke Pelaminan Diiringi Tari Bali
-
Cerita Ayah Crazy Rich Surabayan Diusir Saat Akan Beli Mobil
-
Mengintip The Mulia Resort Tempat Pernikahan Crazy Rich Surabayan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku
-
Pecah Kongsi! Rustam Effendi Kecewa Eggi Sudjana Sebut Jokowi Orang Baik Usai Kasus Dihentikan
-
DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta
-
Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?
-
BGN Tegaskan Program MBG Tak Ganggu Pendidikan, Anggaran dan Program Justru Terus Meningkat
-
Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang
-
Jaksa Agung Tindak Tegas 165 Pegawai Nakal Sepanjang 2025: 72 Orang Dijatuhi Hukuman Berat
-
DPR Mulai Belanja Masukan RUU Pemilu, Pastikan Soal Isu Pilpres Via MPR Tak Bakal Dibahas
-
BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor