Suara.com - Sensen Komara Bakar Misbah, warga Dusun Cibodas Rea, Desa Tegal Gede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menghebohkan publik karena mengakui sebagai rasul alias utusan terakhir Allah.
Ketua MUI Kecamatan Caringin Ahmad Nurjaman mengatakan, pernyataan Sensen Komara sebagai rasul dan menyebarkan ajarannya terungkap setelah satu keluarga setempat berikrar sebagai pengikut.
“Awalnya, Agustus lalu, kami mendapat surat dari keluarga Hm di Caringin. Dia meminta izin salat menghadap ke Timur seperti yang diajarkan Sensen,” kata Nurjaman dalam pernyataan tertulis yang didapat Suara.com, Selasa (4/12/2018).
Ia menuturkan, MUI setempat mengajak Hm berdiskusi agar kembali ke ajaran Islam yang benar. Namun, pada tanggal 20 November, Hm kembali mengirimkan surat dan menyatakan mengakui Sensen Komara sebagai rasul.
“Kami sekeluarga, satu-satu warga negara RI yang mengakui kepada Bapak Drs Sensen Komara BM Esa sebagai Rasul Allah dengan dasar atas keyakinan kami,” demikian cuplikan surat Hm kepada MUI setempat.
Tak hanya itu, dalam surat itu juga Hm mengungkap dua kalimat syahadat sebagai pembaitan terhadap kerasulan Sensen Komara.
Dua kalimat syahadat itu berbeda dengan umumnya dalam Islam: “Ashadu Ala Ilaha Illallah Wa Ashhadu Anna Bapak Drs Sensen Komara bin Bapak Bakar Misbah bin Bapak KH Mugni Rasulalloh.”
Sementara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah menangani satu keluarga pengikut ajaran Sensen Komara yang mengaku sebagai rasul akhir zaman.
“Sudah diproses, agar paham tersebut tidak meluas dan menimbulkan keresahan terhadap masyarakat umum lainnya. Kami juga sudah pantau aktivitas keluarga Hm," kata Kepala Badan Kesbangpol Garut Wahyudijaya seperti diberitakan Antara.
Baca Juga: TMII Akhirnya Lunasi Tunggakan Pajak Rp 1,564 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng