Suara.com - Umar Fanani warga Sidoarjo yang kesehariannya bekerja sebagai pengemudi ojek online (Ojol) pada 6 Desember 2018, sekitar pukul 02.00 WIB, telah menjadi korban penipuan. Akibatnya, ia harus kehilangan telepon genggam atau handphone merek lenovo tipe K4 miliknya karena dibawa kabur oleh calon penumpangnya.
"Peristiwa itu terjadi sewaktu korban sedang menunggu penumpang di Jalan Jagir Surabaya," kata Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, AKP Agung Widyoko, Sabtu (8/12/3/2018).
Sambil pegang Hp untuk mencari penumpang, didatangi Mochammad Saleh (39) warga Ngaglik Kuburan, Surabaya. Di sana keduanya awalnya saling berkomunikasi layaknya penumpang dan pencari jasa layanan angkutan.
Namun sebelum beranjak meninggalkan lokasi, tersangka ini mau pinjam Hp korban dengan alasan menghubungi temannya. Di waktu Hp berpindah tangan korban ke tersangka, dengan cepat Saleh langsung kabur.
Korban yang tidak mampu mengejarnya, memilih mendatangi kantor polisi untuk melapor peristiwa tersebut. Anggota Unit Jatanras Polrestabes Surabaya berusaha mencari jejak dari keberadaan Hp korban.
"Begitu bisa mendeteksi, ternyata HP sudah dijual ke orang lain," ujarnya seperti dilansir Beritajatim.com.
Dari situ petugas meminta keterangan pada pembeli guna mendapatkan identitas tersangka. Ternyata pembeli Hp dari hasil kejahatan masih menginggat nama serta tempat tinggalnya.
Saat itu juga anggota mendatangi tempat tinggal yang ternyata belum mengetahui keberadaannya. Namun dengan mengantongi ciri-ciri tersangka, polisi berhasil menangkap Saleh ketika nyantai di warung kopi yang ada di Jalan Jambu Tambaksari, Surabaya.
"Habis bawa Hp itu, besoknya saya jual dan hasil penjualan dibuat kebutuhan sehari, bayar hutang dan sisa Rp 100 ribu," terang Saleh.
Baca Juga: Jadi Korban Penganiayaan Tentara PNG, 3 Warga Papua Dijemur 2 Jam
Dari penangkapan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti terdiri dari 1 buah kartu M3, 1 buah kartu telkomsel, 1 memori card dan uang Rp100 ribu dari sisa penjualan Hp korban.
Berita Terkait
-
Pasang Foto Profil Pejabat TNI, 2 Warga Sulsel Tipu Sejumlah Prajurit
-
Kronologis Penipuan dan Penggelapan yang Dialami Five Vi
-
Tragis, Gagal Nikahi Wanita Pujaan, Driver Ojol Nekat Tenggak Racun Ikan
-
Datang Sendiri, Customer Ini Minta Driver Ojol Temani Kondangan
-
Ide Pengemudi Ojol ini Manis Betul !
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian