Suara.com - Pengemudi truk yang menabrak dan melindas hingga tewas seorang wanita hamil 7 bulan di Pandeglang, Banten ternyata bernama Onky Alexander. Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Panimbang-Tanjung Lesung, tepatnya di Kampung Solodengen, Desa Panimbangjaya, Kecamatan Panimbang, pada Sabtu (8/12/2018) pagi.
Dalam kecelakaan maut tersebut, seorang ibu hamil yang diketahui bernama Wida (23) pengemudi Honda Scoopy bernomor polisi A 4390 JD tewas setelah motornya dihantam dan digilas truk pengangkut hebel atau bata ringan.
Wida merupakan warga Kampung Muara Katumbiri, Desa Katumbiri, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.
Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Tesyar Rhofaldi Prayitno melalui keterangan tertulis kepada BantenHits.com mengungkapkan, Wida yang tengah hamil sekitar tujuh bulan, saat itu mengendarai motor Honda Scoopy nomor polisi A 4390 JD melaju dari arah Tanjung Lesung menuju Panimbang.
Sesampainya di lokasi kejadian, motor yang dikendarainya bertabrakan dengan Mitsubishi Light Truck warna kuning nomor Polisi B 9320 CDC yang melaju dari arah Panimbang.
"Mobil truk itu dikendarai oleh Onky Alexander warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah," kata Tesyar Rhofaldi.
Akibat kejadian tersebut Wida mengalami luka-luka hingga dilarikan ke Puskesmas Panimbang. Namun setelah mendapat perawatan, nyawa Wida tidak terselamatkan.
"Akibat kecelakaan lalu lintas tersebut pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan dievakuasi ke Puskesmas Panimbang untuk mendapatkan perawatan, setelah mendapatkan perawatan saudari Wida meninggal dunia," Tesyar menjelaskan.
Baca Juga: Heboh Wanita Gangguan Jiwa Lahirkan Bayi Mungil di Tangerang
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau