Suara.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memberikan penghargaan kepada Polres Banyuwangi dan Polrestabes Surabaya sebagai instansi di Polri dengan predikat pelayanan prima. Menpan-RB, Syafruddin mengatakan penghargaan diberikan berdasarkan hasil evaluasi pelayanan publik di lingkungan Polri yang dilakukan Kemenpan-RB tahun 2018.
"Ini memang evaluasi tahunan, inovasi pelayanan publik yang diberikan kepada yang berprestasi dalam rangka pelayanan publiknya," kata Syafruddin di Hotel Sangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2018).
Menurut Syafruddin, pada tahun 2018 ini evaluasi pelayanan publik di lingkungan Polri dilakukan terhadap 5 Polretabes, 18 Polresta dan 171 Polres. Hasilnya, ada dua Polres masuk kedalam ketegori prima (A) dan 19 Polres kategori sangat baik (A-).
Adapun, daftar Polres peraih pridikat A atau pelayanan prima yakni;
- Polres Banyuwanyi
- Polrestabes Surabaya
Sedangkan, daftar Polres peraih predikat A- atau pelayanan sangat baik yakni;
1. Polres Malang
2. Polresta Sidoarjo
3. Polres Cirebon
4. Polres Kendari
5. Polres Sukabumi Kota
6. Polres Karawang
7. Polres Ogan Komering Ulu (OKU)
8. Polres Banjarmasin
9. Polres Singkawang
10. Polres Subang
11. Polres Gresik
12. Polresta Palembang
13. Polres Musi Banyuasin
14. Polres Solok Kota
15. Polres Surakarta
16. Polres Banjarbaru
17. Polresta Barelang
18. Polres Tuban
19. Polres Malang Kota
Berkenaan dengan itu, Syafruddin mengungkapkan dengan pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat memicu kinerja instansi di lingkup Polri dalam meningkatkan pelayanan publik. Syafruddin juga mengimbau agar pihak terkait terus berinovasi dan berlomba-lomba dalam meningkatkan pelayanan publik.
"Silakan berinovasi terus karena bangsa ini sangat membutuhkan satu inovasi melayani masyarakat, masyarakat semakin jernih dan semakin kritis," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Diperiksa Polrestabes Surabaya Terkait Kasus Persekusi
-
Kasus Penipuan, Ahmad Dhani: Harusnya Tak Sampai ke Polisi
-
Terlilit Utang, Ibu Muda Jual Bayinya yang Baru Lahir
-
Panti Pijat Legendaris Bu Mamik Digerebek, Ada PSK Lagi Asyik
-
Skandal Rumah Bordil Pasutri, Terkuak karena PSK Tak Diberi Libur
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel