Suara.com - Kependam Jaya Kolonel Inf. Kristomei Sianturi mengklaim akan menindak tegas oknum anggota TNI yang terbukti merusak kediaman Surta Br Hutaean (58), ibunda dari Iwan Hutapea (33). Iwan merupakan satu dari lima tersangka pelaku pengeroyokan anggota TNI di pertokoan Arundina, Ciracas, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Kristomei mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab atas rusaknya rumah orangtua Iwan jika benar perusakan tersebut dilakukan oleh oknum TNI. Rumah orangtua Iwan di kawasan Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur.
"Kalau terbukti anggota TNI yang melakukan, pasti kami tindak tegas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu," ujar Kristomei di Polda Metro Jaya, Jumat (14/12/2018).
Untuk diketahui, kediaman orangtua Iwan dirusak kelompok tidak dikenal. Setelah itu kelompok yang berjumlah sekitar 100 orang ini mendatangi serta membakar Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (11/12/2018) malam.
Jika nantinya terbukti perusakan tersebut dilakukan oleh oknum anggota TNI, Kristomei mengatakan akan menjadi tanggung jawab pribadi anggota. Sebab mereka bergerak bukan atas komando dari TNI.
"Kita tindak tegas anggota tadi dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Yang merusak siapa? Anggota kan, masak TNI yang tanggung jawab, memang mereka atas nama TNI ? kan nggak, atas nama pribadi," jelasnya.
Lebih jauh, Kristomei menyatakan tetap akan mengecek rumah dan warung ibu pelaku, yang telah di rusak oleh para oknum, untuk memastikan berapa kerugian yang ditanggung oleh orang tua Iwan.
" Iya nanti kita cek lah," pungkasnya.
Baca Juga: Tsamara Amany: Seluruh Kader dan Pengurus PSI Anti Poligami
Berita Terkait
-
Kodam Jaya Bantah Kerahkan Massa untuk Rusak dan Bakar Mapolsek Ciracas
-
Sebelum Keroyok Anggota TNI di Jaktim, Juru Parkir Iwan Tenggak Miras
-
Sebelum Ditangkap, Depi Pengeroyok Anggota TNI di Jaktim Kabur ke Sukabumi
-
Tak Dikenal Warga, Pengeroyok TNI Ternyata Kabur ke Rumah Mertua
-
Faktor Psikologi, 5 Tersangka Nekat Keroyok Anggota TNI di Jakarta Timur
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh
-
Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan
-
Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah
-
Harga Mati! Iran Siap Perang Demi Pertahankan Teknologi Nuklir dan Rudal Canggih
-
Buruh Kompak di Era Prabowo, Jumhur Puji Peran Krusial Sufmi Dasco Ahmad
-
Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green