Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyiapkan sanksi bagi seluruh kader bila tidak memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 1, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019. Tak main-main, Airlangga akan mencatat nama-nama kader yang tak becus saat melakukan kampanye di daerah-daerah.
"Nanti akan kita catat itu (nama-namanya)," kata Airlangga seperti dikutip Antara, Jumat (14/12/2018).
Airlangga memberikan pengarahan di acara pengukuhan Bappilu Partai Golkar Provinsi Riau dan Pelepasan Sekaligus Penugasan Caleg DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau di Kota Pekanbaru.
Dalam pidatonya, Airlangga meminta agar setiap kader Golkar di Riau menghadiri acara pelantikan Tim Kampanye Daerah (TKD) Riau pasangan Jokowi-Ma'ruf di Hotel Prime Park, Pekanbaru pada Sabtu (15/12) siang. Menurutnya, seluruh kader wajib datang di acara yang akan dihadiri capres petahana Jokowio. Jika, tidak hadir, para kader akan diberikan saksi
"Besok wajib hadir, kalau gak hadir tak akan dapat posisi strategis setelah Pemilu," tegas Airlangga.
DPP Partai Golkar terlihat sangat serius untuk meminta kadernya di daerah untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Pada acara tersebut, Airlangga mempresentasikan bahan berisi pencapaian empat tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Bahan presentasi tersebut bahkan dicetak dan disebarkan untuk para undangan acara.
Dia meminta agar setiap caleg dalam kampanyenya juga memaparkan pencapaian pemerintahan Presiden Jokowi selama empat tahun terakhir, seperti pembangunan infrastruktur, keberhasilan menekan inflasi, menurunkan jumlah pengangguran dan penduduk miskin hingga untuk melawan kampanye negatif "serbuan" tenaga kerja China ke Indonesia.
"Bantu melawan isu tenaga kerja asing asal China di Indonesia. Tenaga kerja China hanya sedikit, yang banyak turis," katanya.
Airlangga menyatakan agar setiap kader tidak melupakan bahwa Partai Golkar sudah memutuskan untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf karena capaian kinerjanya dalam pembangunan Indonesia selama empat tahun pemerintahan Presiden Jokowi sudah terbukti.
Baca Juga: Urung Juara, Febri Hariyadi Tetap Syukuri Pencapaian Persib di Liga 1 2018
"Bagi Partai Golkar sangat penting agar pembangunan ini terus dilanjutkan. Inilah adalah alasan kepada Golkar mendukung Pak Jokowi, karena capaian-capaiannya jelas," ujarnya.
Berita Terkait
-
Menanti Janji La Nyalla, Gerindra: Jangan Kaya Ruhut, Kupingnya Masih Dua
-
Taklukkan PDIP di Jateng, Kubu Prabowo Andalkan Putri Bung Karno
-
Pemilih di Indonesia Timur Lebih Dukung Jokowi Ketimbang Prabowo
-
Hadapi Isu SARA, Jokowi-Maruf Dibekingi Habaib Muda
-
Alasan Panitia Reuni 212 Memilih Undang Prabowo Ketimbang Jokowi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas