Suara.com - Nama Petilasan Kramat Cimandung di Kabupaten Cirebon mendadak beken sekaligus viral di medi-media sosial, setelah disebut-sebut menjadi tempat yang kerap dikunjungi para peziarah pengharap berkah secara gaib.
Buntutnya, banyak pengunjung yang datang untuk berziarah di Petilasan Mbah Kuwu Sangkan atau nama lainnya adalah Pangeran Cakrabuana.
Nartija, juru kunci Petilasan Kramat Cimandung di Desa Krandon,Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengatakan tempat itu tak pernah sepi pengunjung setiap hari.
"Banyak tamu yang datang ke sini, bukan dari Cirebon saja, tapi dari luar daerah juga banyak banget," kata Nartija, Sabtu (15/12/2018).
Nartija mengatakan, peziarah yang datang ke Petilasan Kramat Cimandung biasanya bertujuan untuk menelusuri jejak Petilasan Mbah Kuwu.
Namun, kata dia, tidak sedikit juga yang datang ke Petilasan Kramat Cimandung untuk berdoa bermaksud mendapatkan berkah.
Menurut pengakuan Nartija, sejumlah figur pejabat, sampai calon legislatif (caleg) pernah terlihat datang dan berziarah ke Petilasan Kramat Cimandung.
"Mereka minta doa restu ke Mbah Kuwu Sangkan sebagai pendiri Cirebon, makanya mereka datang ke sini," katanya.
Nartija mengatakan, biasanya, jumlah peziarah di Petilasan Kramat Cimandung melonjak naik saat Jumat Kliwon dalam kalender Jawa.
Baca Juga: Sandi Sute Tak Ingin Teco Tinggalkan Persija
Selain itu, pada area petilasan, terdapat pohon unik yang biasa disebut ’Pohon Raga Sakti’ dan sudah berusia ratusan tahun.
”Berdasarkan cerita rakyat, Mbah Kuwu Sangkan menanam pohon tersebut sebagai penolak bala. Petilasan Kramat Cimandung ini jadinya sering disebut juga sebagai Situs Raga Sakti.” [Hendri Barnabas]
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
-
Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis
-
Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!