Suara.com - Anung Sandi Bakhatiar (23), mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus Kaligarang, di Kelurahan Patemon, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah saat memancing.
Kepala Seksi dan Siaga Basarnas Jawa Tengah, Agung Hari Prabowo, di Semarang, Minggu (16/12/2018) mengatakan, mahasiswa asal Surakarta tersebut dilaporkan hilang sejak Sabtu (15/12/2018).
Ia menjelaskan, kejadian itu berawal ketika korban dan empat temannya sedang memancing di aliran Kaligarang pada Sabtu(15/12/2018) siang.
Korban dan teman-temannya berdiri di atas bebatuan di aliran sungai tersebut.
"Tiba-tiba aliran air menjadi deras dan ketinggian air naik cepat," katanya seperti dilansir Antara.
Empat rekan korban, kata dia, berhasil menyelamatkan diri. Sementara korban gagal menyelamatkan diri hingga terbawa arus. Petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan pencarian.
"Pencarian dilakukan dari titik korban hilang hingga hilir di Kanal Banjir Barat," katanya.
Ia mengatakan pencarian korban terpaksa dihentikan karena kondisi aliran sungai serta cuaca yang berubah-ubah.
"Kedalaman sungai antara 40 cm hingga 2 meter, kondisi cuaca juga masih berubah-ubah," imbuh dia.
Baca Juga: Ini Akibatnya Jika Meninggalkan Balita Sendirian di Rumah
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka Suap Bupati Jepara, Begini Kata Hakim Lasito
-
Resmi Jadi Tersangka, Hakim Lasito Bakal Dinonaktifkan
-
Putri Almarumah Sastrawan NH Dini Dapat Santunan Rp 50 Juta
-
2 Harimau Koleksi Semarang Zoo Lepas dari Kandang, Ini yang Terjadi
-
Jalan Hidup NH Dini, Jual Seluruh Harta dan Pilih Hidup di Panti Jompo
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya