Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno mendapat keluhan dari peternak lele di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Para peternak lele di daerah itu mengeluhkan tingginya harga pakan lele yang masih diimpor dari luar negeri.
Diketahui, Sandiaga mengunjungi sentra budidaya lele di Karang Sinom, Kabupaten Indramayu pada Selasa (18/12/2018). Di sana, Sandiaga berinteraksi dengan para peternak lele. Kebanyakan dari mereka mendoakan agar Prabowo-Sandiaga terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
Salah satu peternak lele Toto Warnoto mengaku di bawah pemerintahan saat ini harga pakan lele mendapat imbas dari kenaikan nilai tukar dolar.
"Pergerakan dolar, berpengaruh pada harga pakan. Bahan baku pakan yang masih impor berpengaruh dari nilai rupiah yang lemah," kata Toto.
Akibatnya, hal tersebut berdampak pada kelangsungan hidupnya. Biaya meningkat karena harus memberikan upah kepada pekerjanya, belum lagi harga lele juga harus dinaikan sebagai imbas dari tingginya harga pakan.
"Sekarang hidup tambah berat. Harga jual lele mahal, omset perdagangan lele turun, termasuk para pembeli pakan menurun," keluh Toto.
Mendengar hal tersebut, Sandiaga meyakini akan menampung keluhan peternak sekaligus pemilik sentra budidaya ikan lele tersebut. Dirinya minta didoakan agar tidak menjadi politisi pil KB.
"Ini amanah, doakan kami jangan jadi politisi pil KB. Tahu kan beda pil KB dan pilpres? Kalau Pil KB, lupa jadi, kalau pilpres, sudah jadi lupa," ujar Sandiaga.
Tak hanya mendapatkan keluhan dari peternak lele, Sandiaga juga mendengar keluhan dari pemilik akademi Migas di Indramayu, Ibu Hanifah. Ibu Hanifah meminta kepada Sandiaga agar segera menciptakan lapangan pekerjaan untuk perempuan di Indramayu.
Baca Juga: Bertamu ke Ponpes Darul Ulum, Jokowi Jadi Imam Salat Zuhur
Hal itu diminta Hanifah agar jumlah perempuan yang menjadi pekerja di luar negeri menurun. Permintaan Hanifah pun diungkapkannya karena melihat banyak suami-suami yang menikah lagi karena istrinya bekerja di luar negeri.
"Saya akan tampung semuanya. Ini memang menjadi fokus kami, penciptaan dan penyediaan lapangan kerja dan menjaga harga-harga kebutuhan pokok yang terjangkau serta stabil," kata Sandiaga.
Berita Terkait
-
Prediksi Indonesia Punah, Tim Jokowi Tuding Prabowo Pakai Politik Teror
-
KPU Tegaskan Kotak Suara Kardus Siap Digunakan
-
Anies Izin ke Konfernas Prabowo - Sandiaga, Tapi Bukan untuk Kampanye
-
Kemendagri Menyebut Anies Bersalah Salam 2 Jari untuk Prabowo - Sandiaga
-
PPP: Pemindahan Markas Pemenangan Prabowo-Sandiaga ke Jateng Hanya Gimmick
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU