Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan, penggunaan kotak suara kardus sudah siap 100 persen. Distribusi kardus pun dinilai sudah berjalan lancar. Sementara bilik untuk pemilihan juga sudah siap digunakan.
"Untuk kardus produksi sudah 100 persen, distribusi sudah 100 persen, jadi sudah siap semua. Untuk bilik sebenarnya data beberapa hari yang lalu ya, 98,8 persen. Kemungkinan hari ini bilik sudah produksi dan distribusi 100 persen, jadi sudah siap," ujar Arief di Jakarta, Selasa (18/12/2018).
Menurut dia, kardus yang akan digunakan sudah melewati sejumlah tes, sehingga layak digunakan sebagai kotak suara. Selain itu, KPU sudah melakukan berbagai pertimbangan dalam menggunakan kotak suara berbahan kardus.
"Saya tegaskan pokonya sudah mempertimbangkan banyak hal. Ya penghematan anggaran, kemudahan distribusi, kemudahan menyimpan, kemudahan merakit yang paling penting ramah lingkungan," jelas Arif.
Sebelumnya, keputusan KPU menggunakan kotak suara berbahan kardus sempat mengundang tanggapan miring dari beberapa pihak. Salah satunya dari kubu paslon Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono mengaku tak habis pikir dengan ide-ide KPU menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.
Selain kotak suara yang berbahan kardus, Ferry masih ingat dengan wacana KPU yang memperbolehkan masyarakat disabilitas mental untuk menyoblos di hari pemilihan.
"KPU nih aneh-aneh sekarang suruh pemilihan sama orang yang gila yang waras, itu sama lah. Tapi ada beberapa yang agak aneh lah kaya kotak suara sebaiknya jangan kardus, (tapi) yang kuat," kata Ferry di Kantor BPN, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2018).
Baca Juga: Kabar Ngamar Bareng Wawan, Faye Nicole Dipastikan Kuliah di Bandung
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan
-
Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!
-
PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang
-
Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus
-
KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa
-
KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
-
Inflasi April Terkendali 2,42%, Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah
-
Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil