Suara.com - Polisi meringkus Hidayat (22), pembunuh Sisca Icun Sulastri saat melarikan diri ke rumah orang tuanya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
"Pelaku kita temukan sedang bersembunyi di rumah orang tuanya di Cilandak, Jakarta Selatan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018).
Menurutnya saat didatangi petugas, tersangka yang berprofesi sebagai cowok panggilan itu sempat bersembunyi di kolong tempat tidur.
"Saat hendak ditangkap, pelaku sedang bersembunyi di bawah kasur," kata dia.
Lebih lanjut, Indra menyampaikan polisi sudah melacak persembunyian Hidayat usai menghabisi hanya Sisca. Dari hasil penelusuran, tersangka kabur ke rumah ortu.
"Ada rencana ya (melarikan diri) karena merasa takut dia mencoba melarikan diri, menghilangkann diri tapi Alhamdulillah kita dapat info dia di rumah orang tuanya," tambahnya.
Dalam kasus ini, Hidayat kini telah mendekam di rumah tahanan Polres Metro Jaksel. Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Terungkapnya kasus ini, Hidayat ternyata berprofesi sebagai cowok panggilan. Tersangka merupakan teman kencan Sisca yang dikenal melalui media sosial, MeChat.
Sebelumnya, perempuan bernama Sisca ditemukan tewas dalam kondisi telanjang di kamar 19A18, Tower A, Apartemen Kebagusan City, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2018) sore. Saat ditemukan tewas dalam kondisi bugil di atas kasur, terdapat banyak luka di tubuh perempuan cantik itu. Terkait penemuan mayat itu, polisi pun lalu menyimpulkan jika perempuan itu merupakan korban pembunuhan.
Baca Juga: Terbunuh Sepi di Tengah Keramaian Jakarta
Berita Terkait
-
Tewas Bugil di Apartemen, Siska Dibunuh Cowok Panggilan Pakai Kabel Charger
-
Petunjuk CCTV Apartemen Ungkap Jejak Pembunuh Sisca
-
Usai Dibunuh Cowok Panggilan, Ponsel Sisca Disembunyikan di Kuburan
-
Dibunuh Cowok Panggilan, Sisca Tak Mau Bayar Sebelum Lebih Dulu Dilayani
-
Tewas Telanjang di Apartemen, Siska Ternyata Dibunuh Cowok Panggilan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI