Suara.com - Belum usai bekas terjangan tsunami, dua desa di Kabupaten Pandeglang dan Serang kini terendam banjir akibat guyuran hujan sejak Selasa malam.
Wilayah yang terendam banjir yakni Desa Kubangkampil Kecamatan Sukaresmi dan Desa Teluk Kecamatan Labuan.
Diketahui, banjir yang saat ini merendam dua desa tersebut kondisinya tengah ditinggal warganya ke pengungsian usai diterjang tsunami.
"Pagi ini Perumahan Sentul, Desa Teluk banjir," kata Imron Mulyana seorang warga Pandeglang yang tengah berada di Desa Teluk.
Meski demikian, Imron tak bisa memastikan berapa kedalaman banjir. Dirinya hanya memberi gambaran bahwa air sudah menyentuh jembatan Jalan Raya Labuan-Caringin.
"Jembatan Labuan sudah mulai tertutup. Bayangkan saja bagaimana besarnya. Masyarakat masih mengungsi," terangnya.
Camat Labuan Atep membenarkan wilayahnya terendam banjir. Menurutnya, banjir tersebut merupakan banjir rutin yang terjadi setiap tahun.
"Iya, benar banjir. Sudah biasa tahunan itu mah. Ketinggian air belum tahu. Saya belum ngecek ke sana," tutur Atep.
Berita ini kali pertama dimuat Bantenhits.com jaringan Suara.com dengan judul "Habis Tsunami Terbit Banjir, Dua Desa Yang Ditinggal Warganya Mengungsi di Pandeglang Pagi Ini Terendam"
Berita Terkait
Terpopuler
- JK Kritik Keras Hilirisasi Nikel: Keuntungan Dibawa Keluar, Lingkungan Rusak!
- Nikmati Belanja Hemat F&B dan Home Living, Potongan Harga s/d Rp1,3 Juta Rayakan HUT ke-130 BRI
- 5 Mobil Diesel Bekas di Bawah 100 Juta, Mobil Badak yang Siap Diajak Liburan Akhir Tahun 2025
- Sambut HUT ke-130 BRI: Nikmati Promo Hemat Hingga Rp1,3 Juta untuk Upgrade Gaya dan Hobi Cerdas Anda
- Nikmati Segarnya Re.juve Spesial HUT ke-130 BRI: Harga Istimewa Mulai Rp13 Ribu
Pilihan
-
Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe
-
Pemerintah Naikkan Rentang Alpha Penentuan UMP Jadi 0,5 hingga 0,9, Ini Alasannya
-
Prabowo Perintahkan Tanam Sawit di Papua, Ini Penjelasan Bahlil
-
Peresmian Proyek RDMP Kilang Balikpapan Ditunda, Bahlil Beri Penjelasan
-
Resmi Melantai di Bursa, Saham Superbank Melambung Tinggi
Terkini
-
Cerita Polisi Bongkar Kedok Klinik Aborsi di Apartemen Basura Jaktim, Janin Dibuang di Wastafel
-
Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?
-
Pramono Sebut UMP Jakarta 2026 Naik, Janji Jadi Juri Adil Bagi Buruh dan Pengusaha
-
Polda Metro Bongkar Bisnis Aborsi Ilegal Modus Klinik Online: Layani 361 Pasien, Omzet Rp2,6 Miliar
-
Beda dengan SBY saat Tsunami Aceh, Butuh Nyali Besar Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional
-
Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut
-
Gubernur Bobby Nasution Serahkan Bantuan KORPRI Sumut Rp2 Miliar untuk Korban Bencana
-
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Lahan Pembangunan 1.000 Rumah untuk Korban Bencana
-
Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Periksa Maraton 8 Saksi
-
Rencana Sawit di Papua Dikritik, Prabowo Dinilai Siapkan Bencana Ekologis Baru