Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 9 Januari 2019, akan mensosialisasikan visi - misi Capres dan Cawapres. Sosialisasi itu diupayakan agar masyarakat memahami visi misi serta program-program yang ditawarkan pasangan calon peserta Pemilu 2019 sebelum sesi debat berlangsung.
Ketua KPU RI Arief Budiman menjelaskan bahwa sesi sosialisasi tersebut merupakan usulan dari masing - masing tim kampanye. Menyambut baik usulan itu, KPU akan menggodoknya menjadi sebuah jadwal Capres - Cawapres pra debat.
"Jadi ada dua tim sukses ini menceritakan soal visi-misi, lalu nanti ada panelis yang akan bertanya, menguraikan apa sih visi misinya lebih detail," kata Arief di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2018).
Selain itu, kata Arief, dengan adanya jadwal khusus pemaparan visi-misi Capres - Cawapres di luar sesi debat dapat memberikan porsi yang lebih banyak untuk masing-masing kandidat melakukan debat. Namun apabila pemaparan visi misi tidak dipisah waktu 90 menit yang disiapkan untuk debat akan berkurang hanya untuk mensosialisasikan visi dan misi.
Hal tersebut disambut baik oleh para perwakilan dari masing-masing tim kampanye baik TKN Jokowi - Maruf Amin maupun BPN Prabowo - Sandiaga saat mereka melakukan rapat koordinasi bersama KPU, Bawaslu, dan perwakilan pimpinan direksi media penyiaran.
Dengan penuh semangat mereka mengusulkan kalau Capres - Cawapres langsung yang menyampaikan visi - misinya. Namun tidak semua pihak menyetujui usulan itu. Bawaslu menilai kalau Capres - Cawapres menyampaikan visi - misinya dapat termasuk ke dalam kampanye.
Menilai usulan tersebut belum satu suara, Arief mengatakan bahwa usulan itu akan dibahas dan diputuskan pada 28 Desember mendatang sekaligus juga membahas moderator-moderator dan panelis yang terpilih untuk sesi debat Capres - Cawapres.
"Hari Jumat tanggal 28 nanti 3 hal akan dibahas lagi," kata Arief.
Baca Juga: Kasus Suap Kasi Intel Kejati Bengkulu, Tiga Petinggi BWS Jadi Tersangka KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu