Suara.com - Sebanyak 167 rumah dan 1 unit sekolah di Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, angin menerjang pada Minggu (30/12/2018) pukul 16.30 WIB.
Staf BPBD Kabupaten Cirebon Fauzan mengatakan, dari data sementara yang berhasil dihimpun terdapat 165 rumah mengalami rusak sedang dam dua rumah mengalami rusak sedang. Tak hanya itu, ada satu bangunan sekolah yang turut mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.
"Terdampak untuk sementara karena kejadian sore, ada 165 rumah rusak sedang, rusak parah 2 rumah, dan 1 sekolah rusak," kata Fauzan saat dihubungi Suara.com, Minggu (30/12/2018).
Saat ini, para warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat angin puting beliung dievakuasi oleh petugas menuju tempat aman. Adapun tempat pengungsian sementara berada di Masjid Baiturrahman dan Puskesmas Panguragan.
"Terdapat pengungsi sementara di Masjid Baiturrahman, dan posko kesehatan di puskesmas Panguragan. Mereka membutuhkan makanan siap saji," tutup Fauzan.
Untuk diketahui, angin puting beliung menerjang Desa Panguragan Kulon RW.03 dan RW.04 Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon pada Minggu (30/12/2018) pukul 16.15, akibatnya, seorang balita tewas, 10 orang mengalami luka-luka dan 2 orang mengalami depresi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO